Pemilihan Pelsus di GMIM
Jelang Pemilihan Pelsus, GMIM Galilea Malalayang Lakukan Perampungan Data Sidi Jemaat
"Berjalan sesuai dengan juklak, proses katekisasi, sosialisasi sudah dilakukan, tinggal perampungan data sidi jemaat,"
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Jemaat GMIM Galilea Malalayang hingga saat ini melakukan perampungan data sidi jemaat.
Hal ini dikatakan Ketua Jemaat GMIM Galilea Malalayang, Pdt Timmy Mandagi kepada Tribun Manado, Kamis (7/9/2017).
Pdt Mandagi menjelaskan pada pemilihan pelayan khusus (pelsus) pada Oktober mendatang. Pihaknya mengikuti sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) pemilihan pelsus Periode 2018-2021.
"Berjalan sesuai dengan juklak, proses katekisasi, sosialisasi sudah dilakukan, tinggal perampungan data sidi jemaat," katanya.
Pdt Mandagi mengimbau proses pemilihan pelayan khusus jadi bagaimana jemaat berdoa dan gumuli supaya proses pemilihan berjalan lancar dan betul-betul memilih pelayan yang betul melayani.
"Seperti Yesus mengatakan Aku datang bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani. Keteladanan yang paling utama menjadi seorang pelayan," katanya.
Ia mengatakan, pelsus yang dipilih adalah mereka yang memberi diri untuk tugas kehambaan, menjadi hamba Tuhan, sama seperti yang ada pada perikop Yesaya 42.
Untuk di jemaat tempat pelayanan Pdt Mandagi mengatakan hanya terdiri 6 kolom, terdapat 107 kepala keluarga.
"Tidak ada pemekaran kolom, menurut tata greja 15-25 KK untuk per kolom," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pdt-timmy-mandagi_20170907_193157.jpg)