Johny Tarore: Solusinya Pendidikan Nonformal untuk Anak Putus Sekolah

TINGGINYA angka putus sekolah di Sulawesi Utara membuat Pemerintah harus memperhatikan banyak hal. Antara lain harus pro aktif memperjuangkan anggaran

Johny Tarore: Solusinya Pendidikan Nonformal untuk Anak Putus Sekolah
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE
ILUSTRASI 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-TINGGINYA angka putus sekolah di Sulawesi Utara membuat Pemerintah harus memperhatikan banyak hal. Antara lain harus pro aktif memperjuangkan anggaran.

"Pemerintah harus memperbanyak kuota beasiswa ataupun dana subsidi dari pemerintah harus ditingkatkan lagi," ujar Dr Johny Tarore SPd Msi, Pengamat Pendidikan Unima, Selasa (5/9).

Memang menurutnya, sudah diatur dalam undang‑undang bahwa dana pendidikan 20 persen dari angka APBN.

"Namun beasiswa yang diberikan masih terbatas, sehingga anak yang kurang mampu masih banyak yang tidak terakomodir, dan memilih untuk bekerja daripada melanjutkan sekolah," ujarnya.

Selain itu, banyak sekolah yang minim fasilitas semisal buku dan guru yang masih terbatas kemampuan lantaran kurang pelatihan menjadi pemicu anak malas ke sekolah.

"Anggarannya jangan hanya terfokus di pusat. Kemudian tenaga pengajar harus merata. Saat ini banyak sekali guru yang hanya ingin di kota tapi tidak mau ke pelosok terpencil, itu yang harus diperhatikan pemerintah," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga harus proaktif aktif dengan memberikan pendidikan non formal kepada anak yang memang sudah tak mau ke sekolah lagi.

"Berikan pelatihan kepada mereka yang di fasilitasi Diknas. Pemerintah juga harus melakukan pendekatan kepada keluarga, sebisa mungkin meminta anak usia sekolah bisa kembali menimba ilmu di sekolah," jelasnya.

Untuk mengetahui jumlahnya, pemerintah  harus melakukan pemetaan lokasi anak putus sekolah untuk mempermudah pemberian pendidikan non formal."Dari keluarga dan lingkungan sosial juga harus memberikan dorongan kepada anak agar tetap sekolah," ujarnya.(amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved