Breaking News:

Otoritas Rumania Akan Bunuh Ratusan Beruang dan Seriga, Aktivis Pejuang Hak Hewan Meradang

Otoritas Romania akan membunuh atau memindahkan 140 ekor beruang dan 97 ekor serigala menyusul peningkatan jumlah serangan terhadap manusia.

Editor: Fernando_Lumowa
Otoritas Rumania Akan Bunuh Ratusan Beruang dan Seriga, Aktivis Pejuang Hak Hewan Meradang
IST
ilustrasi beruang

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Otoritas Romania akan membunuh atau memindahkan 140 ekor beruang dan 97 ekor serigala menyusul peningkatan jumlah serangan terhadap manusia.

Namun, langkah otoritas Romania itu memicu kemarahan dari kelompok pejuang hak asasi hewan.
Menurut otoritas Romania, langkah-langkah tersebut bertujuan untuk "mencegah kerusakan dan melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat", kata kementerian lingkungan dalam sebuah pernyataan.

Komisi ilmuwan yang ditunjuk pemerintah mendukung langkah tersebut dengan mengatakan bahwa hal itu tidak "membahayakan konservasi kedua spesies tersebut".

Keputusan untuk membiarkan pihak berwenang melakukan pembunuhan juga "mencegah perburuan berhadiah," menurut para ahli, seperti dilaporkan AFP.

Namun World Wide Fund for Nature (WWF) mengecam keras tindakan tersebut dan menyalahkan masalah pembalakan hutan sebagai penyebab utama beruang dan serigala menyerang manusia.

"Pihak berwenang pertama-tama harus mengatasi masalah yang telah mendorong beruang untuk masuk ke pemukiman warga untuk mencari makanan," kata Cristian Papp, pimpinan WWF Romania.

Pada Oktober 2016, seruan serupa memaksa kementerian lingkungan untuk menarik kuota yang memungkinkan pemburu untuk membunuh 552 beruang, 657 serigala, dan 482 harimau.

Hutan perawan yang sangat luas di Romania adalah habitat bagi sekitar 6.000 beruang coklat, yakni sekitar 60 persen dari populasi binatang itu di seluruh Eropa. Beruang coklat kebanyakan berkeliaran di Pegunungan Carpathian.

Dalam beberapa bulan terakhir, terjadi peningkatan populasi beruang dan serigala atau binatang buas lainnya ke kota-kota dan desa-desa untuk mencari makanan.

Pada Juli lalu, dua gembala terluka parah akibat diserang beruang di wilayah Carpathian. Sebulan sebelumnya, pihak berwenang dipaksa untuk menutup sementara Kastil Poenari yang terkenal itu, yang menjadi inspirasi untuk novel karya Bram Stoker berjudul "Dracula" -setelah para wisatawan berpapasan dengan seekor induk beruang dan ketiga anaknya di sana.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved