Pilkada Semakin Dekat, PKPI dan Gerindra Mitra Masih Malu-Malu
Geliat Politik di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kian ramai, partai-partai yang memiliki kursih terbatas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Liputan Wartawan Valdy Vieri Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Geliat Politik di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kian ramai, partai-partai yang memiliki kursih terbatas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pun mulai saling lobi untuk koalisi, Jumat (01/09).
Meski masih malu-malu mengatakan pasangan koalisi untuk Pilkada, namun beberapa pimpinan partai mengakui adanya komunikasi.
Seperti yang diungkapkan Ivanry Matu Ketua Gerindra Mitra, ia mengatakan dua kursih di DPRD Mitra membuat partainya harus koalisi. "Namun saat ini kita baru sebatas komunikasi saja. Belum ada penentuan akan koalisi dengan partai mana dan akan mendukung calon mana," ujarnya.
Dia mengatakan Gerindra tetap menunggu mekanisme partai. Termasuk dalam pemilihan calon, ia mengaku Gerindra melihat beberapa kriteria juga. "Tak hanya laku dijual, tapi kita akan usung figur yang memiliki kompetensi dalam menjadi pemimpin. Karena kedepan dia jadi pemimpin bukan hanya untuk satu golongan tapi kepada semua masyarakat Mitra," jelasnya
Sementara itu Fanly Mokolomban ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Mitra mengatakan bahwa belum ada penentuan sikap kolaisi. "Kita masih mengikuti tahapan partai. Belum bisa menentukan akan koalisi dengan partai mana, yang pasti kita terbuka untuk siapa saja," ujarnya.
Diakuinya untuk komunikasi dengan partai lain sudah ada. "Tapi semua baru batas komunikasi saja belum ada sikap resmi," jelasnya.
Untuk calon sendiri ia mengaku ada dua nama yang mendaftar di PKIP. "Ada dua yang mendaftar ke PKPI, pertama Remly Kandoli (RK) dan Telly Tejanggulung (T2). Jadi yang akan kita plenokan nanti di Partai hanya dua nama ini dilihat dari survei," tandasnya (val)