Murid di Balukut Belum Memiliki Buku Pelajaran
Murid SD Inpres Kelas Jauh di Motongkad, daerah transmigrasi Balukut belum memiliki buku mata pelajaran.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Murid SD Inpres Kelas Jauh di Motongkad, daerah transmigrasi Balukut belum memiliki buku mata pelajaran.
"Memang sejauh ini buku mata pelajaran menjadi kendala, kami dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar," ujar guru Irawan, Kamis (31/8).
Kata dia, buku pegangan untuk anak belum ada, maka masih mengajar dengan panduan buku yang dibawa dari Jakarta.
"Saya tidak mengajar dengan sistem yang sedang berlaku sekarang. Paling penting anak bisa menulis, membaca serta berhitung, lainya tinggal mengikuti," kata Irawan.
Lanjut dia, kedepan mempunyai impian ingin membangun sekolah alam. Jadi prosesnya tidak perlu mengunakan buku, alam yang menjadi paduannya untuk mengajar.
"Jadi anak-anak bisa mengetahui bagaimana menjaga, memelihara, memanfaatkan serta melindungi alam. Sebab 100 persen warga di sini petani," kata dia.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Fransciscus Pelealu mengatakan, masalah buku akan segera ditindak lanjuti.
"Nanti saya akan segera tindak lanjuti masalah buku yang tidak ada di desa Motongkad khususnya daerah transmigrasi," ujar Fransciscus Pelealu.(Ven)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/murid-sd-inpres-kelas-jauh-di-motongkad_20170831_174728.jpg)