Wakajati Sulut Tegaskan Tak Ada Berkas Yang Diambil KPK

Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut Andi M. Iqbal Arief menegaskan bahwa kasus dugaan pemecah ombak di Likupang Minahasa Utara, masih tetap ditan

Wakajati Sulut Tegaskan Tak Ada Berkas Yang Diambil KPK
ISTIMEWA
Kajati Sulut Mangihut Sinaga memberikan kuliah umum kepada 3 ribu mahasiswa baru Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano, pada Rabu (2/8/2017) . 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut Andi M. Iqbal Arief menegaskan bahwa kasus dugaan pemecah ombak di Likupang Minahasa Utara, masih tetap ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut.

Hal ini diungkapkan Andi, ketika disambangi Tribun Manado, Rabu (30/8) siang tadi.

Menurutnya kunjungan KPK ke Kantor Kejati Sulut dua hari lalu hanya melakukan koordinasi sejauh mana perkembangan kasus korupsi proyek pemecah ombak Minahasa Utara.

"Kita hanya berkoordinasi dan mereka juga menanyakan sudah sejauh mana progres kasus tersebut," aku Andi.

Ia juga menegaskan tak ada berkas yang diambil oleh KPK terkait kasus pemecah ombak.

"Mereka masih menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada kami, dan tidak berkas yang diambil oleh KPK," kata dia.

Kasus pemecah ombak tersebut, tinggal menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Sulut untuk menentukan siapa yang akan menjadi tersangka.

"Kita sudah jelaskan pada mereka bahwa kasus ini tinggal menunggu perhitungan kerugian negara saja, dan akan langsung ditetapkam tersangka," ujarnya.

Sedangkan untuk kasus pembangunan RSJ Ratumbuysang Manado, Wakajati menegaskan bahwa masih tetap ditangani Kejati Sulut.

"Kasus Ratumbuysang juga masih tetap kami tangani belum ada yang diambil alih," tandasnya. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved