Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Derby Kota Kotamobagu Milik Bintang Muda Matali

Luapan kegembiraan suporter tim sepak bola Bintang Muda Matali (BMM) tak terbendung saat striker BMM nomor punggung 9

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
CHRISTIAN WAYONGKERE
Luapan kegembiraan suporter tim sepak bola Bintang Muda Matali (BMM) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Luapan kegembiraan suporter tim sepak bola Bintang Muda Matali (BMM) tak terbendung saat striker BMM nomor punggung 9, Liga Makalalag menceploskan si kulit bundar ke gawang tim Persikokot.

BMM menjadi pemenang laga derby tim sekota Kotamobagu di babak Final liga Suratin Kelompok usia (KU) 17, Rabu (30/8).

Bermain di stadion Nunuk Kelurahan Matali, kedua tim melakoni jalannya babak pertama dibawah guyuran hujan. Kontrol, dan operan bola tak optimal karena terhambat genangan air. Hingga helf time kedudukan sama imbang 0:0.

Dibabak kedua asik menyerang tim Persikokot lengah di sektor pertahanan. Kondisi ini dilanfaatkan oleh pemain-pemain BMM, pada menit 68 sepakan keras dari luar kotak penaly oleh pemain nomor punggung 9 Liga Makalalag sukses menjadi gol. 1:0 untuk BMM, disambut gembira dengan teriakan dan sorak sorai dari official dan suporter.

Pelatih BMM Ade Mochtar menilai kemenangan yang diraih anak asuhannya dengan susah payah, dimana pada babak pertam sulit mengimbangi kecepatan pemain-pemain Persikokot. Namun berkat kekompakan gelandang serta rapihnya pertahanan belakang BMM akhir bisa menguasai pertandingan. "Tentunya kami sangat gembira dan senang bisa memenangi laga derby ini," kata Ade.

Atas hasil ini BMM KU 17 akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara ke tingkat Nasional liga Suratin yang akan berlangsung di Jogja pada bulan September 2017. "Mengenai kelemahan dan kekurangan yang terjadi seperti sektor pertahanan sebelah kanan akan diperbaiki, ada pemain pelapis akan menggantikan dengan persiapan dua bulan lagi mana yang longgar akan diperbaiki," jelasnya.

Mantan penjaga gawang Persibom, Arema dan Pesegres Gersik ini mengaku bakal mengalami kesulitan menukangi dua tim sekaligus BMM liga Suratin dan liga menpora yang keduanya lolos ke tingkat Nasional mewakili Sulut. Namun sebagai pelatih sudah punya strategi seperti strategi dan formasi hal itu tak sulit. "Kuncinya di latihan," tandasnya.

Terpisah Pandi Paputungan pengurus tim sepak Bola Bintang Muda Matali mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih. Dimana dua tim BMM lolos fase Nasional mewakili provinsi Sulut. "Atas nama pengurus dan official tim berterima kasih kepada pelatih dan pemain serta seluruh masyarakat Kota Kotamobagu," ujar Pandi sekretaris Bintang Muda Matali.

Tim BMM sendiri menempatkan kelompok usia 16 tahun putaran final Liga Menpora di Jogja pada awal September nanti dan BBM kelompok usia 17 melangkah ke fase 32 besar nasional.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved