Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sering Mengancam Jiwa Nelayan, Warga Berharap Danau Tondano Segera Bersih dari Eceng Gondok

Terakhir, tiga warga Kiniar termasuk seorang bocah terjebak di Danau Tondano pada Jumat (25/8/2017) pekan lalu.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Eceng gondok tumbuh subur di sepanjang pinggiran Danau Tondano di Kabupaten Minahasa. Jika Tak dibersihkan, tanaman ini menutup danau terbesar di Sulut ini 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Sejumlah peristiwa nahas menimpa warga terjadi Danau Tondano di Minahasa.

Sejumlah warga terlilit eceng gondok di danau saat sedang mandi atau mencari ikan. Umumnya nelayan tercebak eceng gondok saat mencari ikan.

Seorang nelayan asal Kiniar hilang beberapa hari dan ditemukan meninggal dunia saat mencari ikan di Danau Tondano, Februari 2015 

Terakhir, tiga warga Kiniar termasuk seorang bocah terjebak di Danau Tondano, pada Jumat (25/8/2017) pekan lalu. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri dengan merayap di atas eceng gondok

Warga pun berharappemerintah memberikan perhatian terhadap Danau Tondano terutama membersihkan eceng gondok dan rumput arakan agar tak jatuh korban jiwa.

"Kami nelayan sudah tersiksa dan menderita lantaran eceng gondok, pemerintah tolong segera bersihkan," jelas Jeffry Tampi warga yang sempat terjebak eceng gondok Jumat lalu.

Upaya pemerintah kabupaten Minahasa bukan tidak ada, namun belum maksimal. Sebab hingga saat ini hanya satu eskavator saja yang bekerja mengangkat eceng godok.

"Kita hanya punya satu eskavator saja, dan sekarang sementara berada di Danau Tondano mengangkat eceng gondok," ujar Alva Montong, Kadis Lingkungan Hidup Minahasa.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved