LPPM Unima Bina Pemandu Wisata dan Penjual Asesoris Bukit Kasih

Tim yang dibentuk ini bertujuan untuk membina kelompok pemandu wisata dan penjual asesoris di Kawasan Wisata Bukit Kasih Kanonang.

LPPM Unima Bina Pemandu Wisata dan Penjual Asesoris Bukit Kasih
ISTIMEWA/DOKUMENTASI LPPM UNIMA
Dr Rahel Kimbal ME saat memberikan kiat-kiat sebagai pemandu wisata. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Ketatnya persaingan usaha di  sektor pariwisata dan besarnya potensi peningkatan pendapatan daerah bagi warga yang tinggal di Minahasa,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Manado menerjunkan tim pengabdian kepada masyarakat.

Tim yang dibentuk ini bertujuan untuk membina kelompok pemandu wisata dan penjual asesoris di Kawasan Wisata Bukit Kasih Kanonang khususnya Desa Kanonang IV.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimotori oleh Dr Rahel W Kimbal ME dan Dr Mister Gidion Maru MHum mengfokuskan pada peningkatan ketrampilan para pemandu wisata dan peningkatan profesionalisme penjual asesoris yang biasa beraktifitas dikawasan Bukit Kasih.

"Ini bentuk penerapan dari ilmu pengetahuan kepada masyarakat, tanggung jawab keilmuan dan kepedulian kampus pada kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," ujar Dr Rahel Kimbal ME, Selasa 22 Agustus 2017.

Kegiatan yang menarik animo warga ini dipusatkan di Jaga Empat berlangsung Jumat 18 Agustus 2017. Kimbal menjelaskan materi yang disampaikan berupa pentingnya inovasi dan kreatifitas serta diversifikasi produk yang ditawarkan kepada peminat asesoris sebagai pengunjung Bukit Kasih yang berharap mendapatkan cenderamata untuk dibawa pulang.

Dr Mister Gidion Maru menyampaikan materi yang membidik peningkatan ketrampilan pemandu wisata di kawasan Bukit Kasih. “Tingginya kunjungan wisman ke Bukit Kasih, misalnya tahun 2015 saja sudah mencapai 16.000 pengunjung. Sehingga ini menuntut ketrampilan dan profesionalisme pemandu wisata khususnya penguasaan bahasa asing terutama Bahasa Inggris," papar Maru.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ikut melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai mitra peraga bagi para peserta pelatihan.

Ketua LPPM Unima, Prof Dr Revolson A Mege MS menegaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat semacam ini akan terus digalakkan dan sudah menjadi program lembaganya. “Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya perguruan tinggi untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk peningkatan taraf hidup masyarakat, dan ini juga menegaskan kontribusi Unima dibawah kepemimpinan Ibu Rektor, Prof Dr Julyeta P A Runtuwena bagi pembangunan daerah ini," Mege.

Masyarakat sendiri menyambut antusias kegiatan ini dan berharap dilakukan secara reguler dan berkelanjutan.

“Kalau boleh, kami lebih sering mendapat pembinaan dan pelatihan seperti ini serta lebih banyak pelaku usaha yang dilibatkan," harap Cengli Ratu, Kepala Jaga satu desa Kanonang empat. (Rilis Universitas Negeri Manado)

Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved