Alfa Pusung, Dari Tukang Parkir, Jualan Pulsa, Kini Bisa Berbagi dengan Sesama

Alfa yakin perlu ada niat dan kejujuran, juga perlu melayani di gereja di tengah kesibukan.

Alfa Pusung, Dari Tukang Parkir, Jualan Pulsa, Kini Bisa Berbagi dengan Sesama
tribun manado
Alfa Pusung 

Ia lalu menjual roti bakar Bandung, sebuah produk waralaba (franchiese).

Dengan modal tabungan, ia lalu menyewa ruko di depan dermaga Bunaken, Calaca, dengan nama Rumah Kopi Santai.

"Biaya sewa tinggi dan keuntungan sedikit membuat usaha ini hanya tanah tujuh bulan. Saya lalu usaha vaping dengan bantuan teman di Jakarta," ungkapnya.

Ia mengaku tidak punya modal untuk itu.

Warung Kopi Manguni
Warung Kopi Manguni (tribun manado)

Kepercayaan karena ia aktif dalam kegiatan di gereja membuat ia dibantu untuk usaha awal dengan nilai Rp 150 juta itu.

"Saya bayar pelan-pelan. Lalu membuat kafe lagi dengan nama Manguni," katanya.

Ia lalu menggabungkan banyak jenis usaha. Kali ini usahanya memiliki banyak langganan.

"Cukup berhasil. Sekarang sudah ada rumah makan bebek bumbu RW," ujarnya.

Tahun 2014, saat malam tahun baru, ia sempat down. Karena aktif bergaul, ia bangkit lagi.

"Akhirnya sudah berpenghasilan, sudah bisa berbagi," katanya.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved