Layanan Keliling Polres Bolmong Jangkau Masyarakat

Harapan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) kendaraan roda dua dan empat terwujud, Rabu (9/8). I

Layanan Keliling Polres Bolmong Jangkau Masyarakat
Warsteff Abisada
SIM keliling Polres Bolmong bantu masyarakat di Bolmut 

Laporan Wartawan Tribun  Manado Warstef Abisada

 
TRIBUNMANADO.CO.ID--Harapan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) kendaraan roda dua dan empat terwujud, Rabu (9/8). Ini setelah Polres Bolaang Mongondow mengerahkan satu unit kendaraan operasional layanan SIM keliling di Polsek Urban Kaidipang.

"Setelah masuk ke dalam kendaraan SIM Keliling, hanya butuh waktu 10 menit saja SIM sudah selesai dicetak. Jadi, saya sangat senang sebab, kini sudah memiliki SIM untuk mengemudi mobil," kata Syawal Ponuak, warga Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang.

Syawal mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan SIM Keliling Polres Bolmong. Sebab, tak perlu membuang waktu cukup lama untuk pergi ke Kota Kotamobagu guna mengurus SIM.

"Mengurus SIM disini sangat cepat, tidak lewat sehari sudah selesai hanya dengan mengisi formulir dan melampirkan kartu tanda penduduk (KTP)," pujinya.

Syawal sehari-hari membawa mobil pick up untuk mengangkut material. Sebelum ada SIM, ia selalu panik ketika bertemu dengan Polisi yang melakukan operasi di jalan. "Dulu, jika ada operasi di jalan, saya pasti kabur. Saya takut untuk lewat, karena pasti ditilang karena tak memiliki SIM. Tapi, sekarang sudah tak akan kabur lagi, sebab sudah ada SIM ditangan saya," jelasnya.

Soal biaya pengurusan, Syawal tak mengeluh. Sebab, masih bisa dijangkaunya, hasil dari kerjanya setiap hari. "Untuk  mengurus SIM A biayanya Rp 550 ribu dan SIM C Rp 350 ribu. Biayanya masih bisa dijangkau dan sangat membantu masyarakat, sebab pengurusannya tidak terlalu rumit," ungkpanya.

Suyono, warga Desa Bigo Selatan mengatakan, langkah Polres Bolaang Mongondow menghadirkan layanan SIM keliling di Bolaang Mongondow Utara sangat baik. Sebab, lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. "Jika mengurus SIM ke Kotamobagu pasti sangat repot, sebab waktunya lebih lama dan biayanya pasti lebih besar, karena dari Bolaang Mongondow Utara cukup jauh untuk kesan. Tidur saja bingung dimana jika harus ke Kotamobagu, apalagi jika hanya membawa uang pas-pasan, pasti sangat repot," katanya.

Ia berharap, layanan SIM  keliling lebih intens ke Bolaang Mongondow Utara, sebab banyak masyarakat yang  membutuhkan. "Layanan ini jarang kemari, jadi jika lebih sering mungkin lebih baik. Sebab, Polisi yang mendatangi langsung masyarakat," tukas Suyono yang mendampingi anaknya untuk mengurus SIM C. (War)

Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved