IPAL Tinja Mangkrak, Satker PPLP Tanggungjawab Pemkot Manado

Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tinja Kota Manado mangkrak. Tak berfungsi, proyek Direktorat Jenderal Cipta Karya itu jadi sia-sia.

IPAL Tinja Mangkrak, Satker PPLP Tanggungjawab Pemkot Manado
Tribun Manado
Mesin Pengolah Tinja Dikepung Ilalang 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tinja Kota Manado mangkrak. Tak berfungsi, proyek Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU itu jadi sia-sia.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP)  Abu Bakar Idrus mengatakan, padahal pengerjaan proyek itu sudah selesai.

Jaringan pipa kawasan di bawah tanah jalan-jalan utama Manado sudah terpasang. Begitu pun mesin pengolah limbah di Kawasan Mega Mas.

Baru sekitar 200 sambungan rumah ke pipa kawasan, padahal jaringan itu dibangun dengan kapasitas 3000 sambungan rumah.

"Pernah diuji coba waktu lalu 200 sambungan rumah," kata dia.

Jika benar-benar bisa proyek direalisasikan, limbah tinja dari rumah masuk ke pipa kemudian diolah mesin di kawasan mega Mas kemudian dibuang ke laut.

Mengenai kelanjutan proyek itu sebenarnya sudah jadi tanggungjawab pengelola. Siapa pengelolanya?

Abu Bakar menjelaskan, sudah ada serah terima pengelolaan dengan Pemkot Manado.

Proses itu dilakukan hingga ke Kementerian Keuangan RI berbentuk hibah ke Pemkot Manado.

"Setelah diproses keluar yang namanya PSP atau Penetapan status pengelola (PSP)," kata dia.

Meski proyek sudah selesai beberapa tahun lalu, setahunya PSP baru keluar 3 bulan lalu.

Satker PPLP hanya mengerjakan jaringan Pipa Kawasan dan alat pengolahan limbah, namun sambungan ke rumah seharusnya kewenangan Pemkot Manado.

"Sebenarnya kalau memang belum siap, bisa diambil ke provinsi," sebut dia.

Menyangkut IPAL itu, Pemkot menolak untuk mengoperasikan alasannya fasilitas itu sudah rusak duluan sebelum diserahkan.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved