Market Review PT Phillip Securities 1 Agustus 2017
Mengawali bulan Agustus, mayoritas indeks saham di Asia pagi ini dibuka menguat seiring dengan berlanjutnya kenaikan harga komoditas
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Andrew_Pattymahu
Prediksi IHSG (1-Agustus-17)
*Bullish*
Support: 5,804; Resistance: 5,866
Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (1/8). Mengawali bulan Agustus, mayoritas indeks saham di Asia pagi ini dibuka menguat seiring dengan berlanjutnya kenaikan harga komoditas yang mengerek harga saham emiten berbasis Sumber Daya Alam (SDA). Harga tembaga berada di level tertinggi dalam 2 tahun sementara harga minyak mentah jenis WTI menembus USD 50/barel untuk pertama kali sejak bulan Mei. Guncangan politik terikini di Washington juga mencuri perhatian investor. Presiden Trump memecat direktur komunikasi Gedung Putih Anthony Scaramucci yang baru 10 hari berada di posisi tersebut. Dari sisi makroekonomi regional, investor akan menunggu rilis data Caixin Manufacturing PMI Tiongkok sehari setelah data resmi PMI Tiongkok keluar lebih rendah dari ekspektasi. Manufacturing PMI di level 51.4 di bulan Juli, turun tipis dari 51.7 sementara Services PMI juga turun tipis ke level 54.5 dari 54.9.
News :
1. *TOTL IJ*: PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOTL) mencatatkan kontrak baru mencapai Rp 440 miliar dari Agung Sedayu Group pada akhir Juli 2017. Kontrak proyek yang dikantongi perseroan tersebut yakni pembangunan tiga menara apartemen kelas menengah Sedayu City Phase I. Total proyek tersebut akan mencakup 20 menara yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta.
2. *EXCL IJ*: Laba bersih yg dilaporkan PT XL Axiata Tbk (EXCL) untuk 2Q17 jatuh 36.32% (Y/Y) pada Rp 143.11 miliar dari Rp 224.74 miliar tahun lalu untuk periode yang sama. Pendapatan hanya tumbuh 0.73% (Y/Y) sedangkan beban interkoneksi meningkat tajam sebesar 45.9% (Y/Y). Pengeluaran besar datang dari promosi off net call di luar Pulau Jawa.
3. *INTP IJ*: PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) melaporkan pendapatan untuk 2Q17 sebesar Rp 6.5 T dari Rp 7.7 T tahun sebelumnya untuk periode yang sama (-15.5% Y/Y). Laba bersih untuk 2Q17 jatuh 62.9% (Y/Y) dari Rp 2.4 T menjadi Rp 0.9 T.
4. *SMCB IJ*: Pendapatan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) adalah Rp 4.3T atau menurun 10% (Y/Y). Walaupun SMCB telah melakukan efisiensi sebanyak 2%, Laba bersihnya tercatat Rp 622 Bn atau menurun 38.4% (Y/Y). Perlambatan kinerja dari sektor perumahan berdampak pada turunnya kinerja perusahaan ini. Selain itu, Proyek Proyek SMCB juga tertunda karena adanya libur panjang pada kuartal kedua ini.
PT Phillip Securities Indonesia – Cabang Manado
Ruko Mega Style Blok 1C No. 9
Mega Mas - Manado
Lantai 1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pt-phillip-securities_20170801_114532.jpg)