Banyak Potensi Namun tak Dikelola

-KAWASAN dan tempat-tempat wisata banyak tersebar di kabupaten kota di Sulawesi Utara.

Banyak Potensi Namun tak Dikelola
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI
Air terjun Desa Kobo Kecil Kotamobagu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID-KAWASAN dan tempat-tempat wisata banyak tersebar di kabupaten kota di Sulawesi Utara. Selain persoalan pungutan-pungutan liar, persoalan lainnya adalah banyak daerah potensi wisata yang belum dikelola dengan baik.

Contoh di Kotamobagu misalnya. Dari penelusuran Tribun Manado, ada objek yang bakal dikelola pemerintah sebagai tempat wisata potensial yaitu air Terjun Molipungan, di Desa Kobo Kecil Kecamatan Kotamobagu Timur.

Sayangnya akses ke tempat itu masih sulit. Untuk menuju ke lokasi Dari pusat Kelurahan Kobo Kecil, menempuh jalan yang rusak berat dan harus melewati jembatan gantung di atas daerah aliran sungai, akses ke lokasi sangat ekstrem. Bagi beberapa orang mungkin akan tersesat karena harus mencari-cari jalan menuju lokasi.

Dari pusat kota, memerlukan waktu sekitar dua jam untuk sampai di lokasi air terjun. "Jarang orang pigi kwa di air terjun itu, torang saja warga Kobo Kecil belum pernah pigi," kata Rendi warga Kelurahan Kobo Kecil.

Pantau Tribun Manado setibanya di titik dekat lokasi air terjun harus melewati sungai dengan air yang mengalir deras. "Dari titik perhentian di jembatan masih harus ke arah tengah hutan sekitar 1 kilometer jaraknya," ujarnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotamobagu Agung Adati mengatakan untuk pungutan liar ataupun sejenisnya belum ada. Pemerintah pun belum kelola tempat-tempat wisata untuk umum yang ada di Kotamobagu secara khusus.

"Nanti kalau sudah dikelola bisa menjadi pendapatan asli daerah (PAD) kecuali di kelola yang pihak swasta seperti kolam renang Armanyu," jelas Adati didampingi Meifi Muhamad sekretaris dinas.

Saat ini dinas Pariwisata sudah selesai menyusun perencanaan dan tahun depan untuk kembangkan Air Terjun Molipungan. Disiapkan dana proyek dengan nilai Rp 16 miliar, untuk akses jalan, talud, gapura, areal parkir, tempat jualan, taman, pos jaga, MCK dan jembatan penghubung.

"Akan dianggarkan dalam APBD induk pemkot Kotamobagu tahun 2018 mendatang," ujarnya. (crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved