Breaking News:

Masuk Danau Linow Dua Kali Bayar Karcis Masuk, Wisatawan Protes!

"Pertama masuk di pos satu harus bayar setiap kendaraan bayar karcis Rp 5 ribu, belum lagi masuk ke dalam lokasi Linow bayar Rp 25 ribu."

Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Pengunjung menikmati indahnya Danau Linow yang berudara sejuk 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Beberapa lokasi wisata yang ada di Kota Tomohon merupakan milik Swasta.

Meski dikelola oleh swasta, namun masih saja ada wisatawan yang diembankan membayar karcis masuk untuk menikmati suasana tempat wisata.

Seperti Marina, wanita berusia 35 tahun ini datang bersama dengan keluarganya pergi ke Danau Linow.

Menurut dia, beberapa waktu lalu dirinya sempat ke lokasi wisata ini belum ada pembayaran karcis dari pihak pemerintah.

"Sekarang kalau masuk harus bayar dua kali, pertama masuk di pos satu harus bayar setiap kendaraan bayar karcis Rp 5 ribu, belum lagi masuk ke dalam lokasi Linow bayar Rp 25 ribu," kata wanita asal Kota Manado ini. Sabtu (29/7/2017).

Sementara Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tomohon, Masnah Pioh mengatakan setiap wisatawan masuk ke Danau Linow wisatawan dibebankan untuk masuk di pos pertama senilai Rp 5 ribu.

"Ini merupakan retribusi pemerintah yang harus dibayarkan setiap wisatawan. Ada perda, hanya retribusi pad masuk kas daerah, masuk di khas daerah tertata di apbd bagian dari penerimaan pemerintah daerah," jelas Pioh.

Senada juga dikatakan, anggota Dewan Kota Tomohon Carol senduk. Jika memang ada aturan peningkatan PAD menarik retribusi kepada wisatawan, asalkan tidak menyalahi aturan.

"Adanya Retribusi, karena pemerintah menyediakan fasilitas, kalau tidak adanya fasilitas dari pemerintah dan melakukan retribusi itu namanya pungli," kata Senduk.

Menurut Senduk. Tarik retribusi harus ada pemerintah yang buat contoh jalan atau fasilitas lainnya.

"Tidak bisa disalahgunakan dana retribusi itu dan harus masuk ke khas negara.

Jadi jika adanya retribusi, diharapkan tingkatkan daerah wisata juga destinasi wisata dibikin lebih baik lagi," kata Anggota Dewan fraksi PDI-Perjuangan ini. (fer)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved