Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lolak, Kecamatan Paling Miskin di Bolmong

Data BPS Bolmong menyebutkan tahun 2012 ada 17.110 jiwa masyarakat miskin di Bolmong.

Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/DOK
Foto rumah masyarakat miskin di pesisir pantai jalan Trans Sulawesi 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Presentasi penduduk miskin di Bolaang Mongondow dari tahun 2012 hingga 2015 cenderung naik turun.

Sesuai data Badan Pusat Statistik Bolmong, daerah termiskin yakni Kecamatan Lolak, yang merupakan ibukota kabupaten.

Data BPS Bolmong menyebutkan tahun 2012 ada 17.110 jiwa masyarakat miskin di Bolmong.

Tahun 2013 naik menjadi 20.200 jiwa. Tahun 2014 ada 19.800 jiwa da  tahun 2015 ada 20.040 ribu jiwa.

Angka ini tak jauh beda dengan posisi warga miskin Bolmong tahun 2017 ini. Sayangnya, kecamatan termiskin adalah Kecamatan Lolak. Daerah pusat pemerintahan Bolmong.

Data penyaluran beras miskin juga menunjukkan hal serupa. Tahun 2016 rumah tangga penerima beras miskin terbanyak ada di Lolak dengan angka 2.360 rumah tangga. Menyusul Dumoga Timur 1.839, Lolayan 1.781, Dumoga 1.762.

Tahun 2017 meski ada penurunan sepuluh persen rumah tangga pra sejahtera di Bolmong, Lolak masih menempati urutan pertama yakni 2.028 rumah tangga. Menyusul Dumoga Barat 1.990, Dumoga Timur 1.796, Lolayan 1.690.

Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk punya pekerjaan rumah bagaimana membuat wajah ibukota kabupaten ini jadi lebih layak.

Baik pembangunan fisik maupun non fisik. Program fisik, satu di antaranya pembangunan jalan di pusat Kota Lolak dalam waktu dekat ini. Program ekonomi, pendidikan, kesehatan pun telah masuk dalam RMJMD sesuai visi misi mereka.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Serdakab Bolmong, Syafrudin Mashanafi mengatakan pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraab masyarakat.

"Kita bersyukur sudah ada peningkatan sepuluh persen warga tak lagi masuk kategori miskin. Kami akan terus berupaya agar peningkatakan ini terus terjadi, hingga warga miskin berkurang," ujarnya Minggu (30/7). (fin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved