Butuh Rp 20 M Untuk Pengadaan Kapal Pengangkut Eceng Gondok

Revitalisasi Danau Tondano masuk di program prioritas untuk dituntaskan.

Butuh Rp 20 M Untuk Pengadaan Kapal Pengangkut Eceng Gondok
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Seorang nelayan sedang beraktivitas di pinggiran Danau Tondano yang mulai dipenuhi eceng gondok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Revitalisasi Danau Tondano masuk di program prioritas untuk dituntaskan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Steve Kappel mengungkapkan, untuk rencana awal ini Pemprov akan membersihkan danau dari tanaman eceng gondok. Untuk tahap awal ini Kappel memperkirakan butuh dana Rp 20 miliar.

"Hal pertama pembersihan eceng gondok," kata dia.

20 M itu nanti akan digunakan untuk pengadaan kapal. Kappel menjelaskan memang ada opsi kapal pembasmi eceng gondok itu akan dapat bantuan dari JICA, badan kerja sama Jepang.

Namun ada opsi untuk membeli sendiri "kita coba usulkan agar bisa ada pengadaan," kata dia.

Kapal pembasi eceng gondok bukan satu-satunya solusi. Eceng gondok yang diangkut kapal tersebut bisa diolah menjadi pupuk.

"Kapal itu tujuannya bersihkan eceng gondok, Rekomedasinya bukan sekadar buang tapi sampai dibuat produk akhir pupuk, tapi itu juga butuh bahan dan peralatan," kata dia.

Kapal tersebut memang terbukti ampuh membasmi eceng gondok. Itu bisa dicontohi dari kapal yang sama hibah Jepang yang berhasil membersihkan waduk di Jawa Barat

"Kalau lobi berhasil dan sudah dapat anggaran beli saja kapal itu. Inisitif pak Gubernur diusulkan ke Bappenas untu program proritas," kata dia.

Jika berhasil dapat kucuran dana, penanganan revitalisasi bisa jalan di samping pembangunan infrastruktur pendukung lainnya seperti jalan.

Reviltasiasi danau tondano itu terintegrasi, eceng gondok hanya satu bagian. Jadi subtansi akhirnya air danau termanfaatkan dengan baik.
Masalah lain juga sedimentasi tinggi,

Danau Tondano itu untuk air baku, pemanfaatan air untuk listrik, irigasi, perikanan, dan pariwisata. "Intinya untuk penggunaan air baku dari danau tondano luas multiplayer efek bisa pariwisata," pungkas Kappel. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved