Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Heboh Insiden Menjijikan Polisi 'Maskeran' Kotoran Manusia

Beratnya tugas polisi. Sampai-sampai hal menjijikkan pun harus dialami, wajah berlumuran kotoran manusia.

Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi dibuat syok gara-gara ulah seorang pria yang ditangkap tiba-tiba buang air besar, lalu memakannya, dan menyemburkan kotoran dari mulutnya itu ke wajah polisi.

Insiden menjijikkan ini terjadi di Virginia Amerika Serikat, saat pria tersebut sedang berada dalam mobil patroli polisi hendak dibawa ke kantor polisi.

Departemen Kepolisian Richmond mengatakan bahwa petugas menangkap pria tersebut berbekal sebuah surat perintah penangkapan luar biasa, untuk sejumlah kasus kejahatan.

Pria tersebut sudah berada dalam daftar pencarian orang, dan polisi mendapat laporan tentang keberadaannya di wilayah Richmond Utara Virginia.

Setelah menerima deskripsi orang yang digambarkan dalam surat perintah penangkapan itu, polisi langsung meluncur ke lokasi untuk dilakukan penangkapan.

Usai ditangkap, tersangka memberi nama palsu kepada polisi.

Ketika tersangka menyadari bahwa dia akan dibawa ke kantor polisi, akhirnya ia mengakui identitasnya yang sebenarnya.

Ternyata ini merupakan ide awal tersangka untuk 'mengerjai' polisi.

Ia menjadi tidak kooperatif dan agresif dengan polisi.

Karena keadaannya yang agresif, polisi memutuskan untuk menahannya di penjara Martinez.

Petugas menempatkan tersangka di kursi belakang mobil polisi, melaju menuju tahanan.

Saat mobil patroli berada dalam perjalanan menuju tahanan, tersangka menyelipkan tangannya yang terborgol dari belakang ke depan, menanggalkan celananya.

Polisi menyadari tersangka bukan hanya melepas celana tapi juga buang air besar.

Ia mulai memakan kotorannya dan meludahkannya ke wajah polisi.

Petugas segera menepikan mobil dan meminta bantuan.

Petugas tambahan tiba dan mereka menutup jalan bebas hambatan untuk memastikan keamanan petugas dan tersangka.

Tidak ada korban luka dalam insiden ini, tetapi tersangka langsung diamankan dengan pengamanan khusus agar ia berhenti berlaku agresif.

Pria itu menghadapi tuduhan perampokan, pembajakan mobil, dan memiliki senjata api. Dia akhirnya dipenjara. (World News)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved