PLK Sulut Didorong Gunakan Sistem Online
Pasar Lelang Komoditi yang selalu digelar setiap bulan untuk mempertemukan produsen dan pembeli secara langsung kedepannya didorong
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Pasar Lelang Komoditi (PLK) yang selalu digelar setiap bulan untuk mempertemukan produsen dan pembeli secara langsung kedepannya didorong menjadi online. Hal ini dilakukan agar bisa terhubung dengan daerah lain di Indonesia.
"Pemerintah pusat melalui Bapepti mengarahkan PLK menjadi online," ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut Hanny Wajong dalam PLKA Periode ke-5 di Griya Sintesa, Kamis (13/7/2017).
Wajong menambahkan untuk itu pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada peserta lelang, agar terbisa dengan sistem online. "Sistem online nantinya akan mempermudah peserta lelang untuk bertransaksi," katanya.
Sedangkan Kepala Disperindag Sulut, Jenny Warouw mengungkapkan PLK digelar untuk memotong mata rantai perdagangan yang selama ini cukup panjang. "Dengan adanya PLK kami mempertemukan antara penjual dan pembeli," ungkapnya.
Sehingga, baik penjual maupun pembeli mendapatkan harga yang sesuai, karena dua belah pihak merasakan keuntungan. "Oleh karena itu adanya PLK diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani maupun pelaku usaha di Sulut," katanya. (erv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasar-lelang-komoditas111_20160519_190401.jpg)