Pria Bolmong Enggan Gunakan Kondom saat Berhubungan Intim, Ternyata Ini Alasannya

Data DPPKB Bolmong pada 2015, pengguna kondom di Bolmong hanya 145 pria. Tak jauh berbeda pada tahun 2016 hanya menyentuh angka 150 orang.

Pria Bolmong Enggan Gunakan Kondom saat Berhubungan Intim, Ternyata Ini Alasannya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pengguna alat kontrasepsi kondom di Bolaang Mongondow (Bolmong) sangat rendah. Padahal pemerintah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana membagikan kondom ini secara gratis.

Data DPPKB Bolmong pada 2015, pengguna kondom di Bolmong hanya 145 pria. Tak jauh berbeda pada tahun 2016 hanya menyentuh angka 150 orang.

Selain untuk mengendalikan populasi, penggunaan alat kontrasepsi ini juga untuk menghindari warga dari berbagai penyakit yang bisa menular lewat kelamin.

Kepala DPPKB Rudiawan mengatakan stok untuk kondom mumpuni, siapa pun yang ingin, dinasnya pasti akan memberikannya. Namun, stigma masyarakat yang mungkin merasa malu.

Pemakaian kondom ini juga bentuk program KB bagi lelaki, apalagi yang enggan melakukan vasektomi. Banyak anggapan vasektomi pada lelaki seperti kebiri.

"Kalau wanita memang tak sulit untuk ikut program KB. Namun kalau pria memang susah-susah gampang," ujar Rudiawan.

Sejumlah warga Bolmong saat ditanyai soal penggunaan kondom mengaku enggan pakai kondom.

"Tak usah pakai kondom, istri saya kan sudah ikut KB," ujar Steven asal Sang Tombolang.

Menurutnya yang penting tak gonta-ganti pasangan, tak apa-apa. Apalagi istrinya sudah ikut KB.

"Ya tidaklah, saya tak gunakan KB," jelasnya.

Penulis: Finneke
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved