Pemkot Tomohon Targetkan Retribusi Sampah Rp 2 Miliar
Apabila setiap rumah membayar retribusi, angka pemasukan bisa lebih maksimal.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tomohon mendapat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi sampah sebesar Rp 2 Miliar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Octavianus Mandagi mengungkapkan, retribusi sampah punya potensi untuk menambah PAD.
"Target ini sesuai saran BPK, untuk penggenjot PAD," ungkapnya.
Katanya, apabila setiap rumah membayar retribusi, angka pemasukan bisa lebih maksimal. Namun, belum semua rumah tangga membayar PAD.
DLH masih kekurangan petugas penagih retribusi,pihaknya bekerja sama dengan aparat kelurahan. Dia optimis target bisa tercapai, meski ada kendala di lapangan.
Dia mengungkapkan belum semua wilayah bisa dicapai oleh armada sampah. Pemkot hanya memiliki 10 unit truk sampah untuk melayani 44 kelurahan.
Selain truk, ada juga motor sampah untuk menjangkau kelurahan. Hingga saat ini, sumber retribusi berasal dari rumah makan dan toko-toko. Banyak masyarakat belum terjangkau.
"Bagi masyarakat yang sudah terlayani diimbau agar menjalankan kewajiban membayar retribusi," imbaunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tampilan-baru-truk-sampah-di-manado_20170228_132639.jpg)