Pungli Melibatkan Oknum Petugas, SIM C Harus Bayar Rp 600 Ribu

Belum semua pelayanan publik bebas dari pungli. Di antaranya pembuatan Surat Izin Mengemudi yang masih banyak dikeluhkan masyarakat.

Pungli Melibatkan Oknum Petugas, SIM C Harus Bayar Rp 600 Ribu
TRIBUNMANADO GRAFIS/YUDIAWAN NUGRAHA
Grafis rumitnya bikin SIM 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Meski pemerintahan dibawa kepemimpinan Presiden Joko Widodo berusaha memberantas pungutan liar (pungli), namun belum semua pelayanan publik bebas dari pungli. Di antaranya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih banyak dikeluhkan masyarakat.

Pengurusan SIM yang ditengarai sengaja dipersulit oleh beberapa oknum petugas. Tujuannya agar warga yang mengurus SIM terpaksa mengurus lewat mereka (calo) dengan biaya lebih tinggi dari seharusnya.

Baca: (VIDEO) SIM C Refly Seharga Rp 600 Ribu, Modus Sengaja Tak Diluluskan saat Ujian

Refly Ngongoloy mengatakan, dia pernah mengurus SIM C di Polresta Manado dengan biaya hingga Rp 600 ribu.

"Pertama urus SIM ikut tes, tapi tak lulus. Katanya jawaban saya salah semua, padahal saya yakin hanya tujuh salah," kata Refli (26), kepada Tribun Manado, Senin (3/7).

Warga Desa Tangkilisan ini mengatakan, setelah dinyatakan tak lulus, ujian pengurusan SIM ulang ditunda satu minggu.

''Waktu itu saya disuruh kembali Senin, minggu depannya, '' ujar Refly.

Pekan berikutnya, sesuai hari yang ditentukan, dia kembali mengikuti tes, namun hasilnya sama yakni, tidak lulus.

"Karena tak lulus terus, seorang polisi mengatakan bayar Rp 600 saja tunggu 20 menit sudah langsung jadi SIM-nya. Karena saya sudah butuh SIM, jadi mau tak mau saya bayar," ujarnya.

Baca: Warga Lolak Ini Bayar Rp 350.000, SIM-nya Langsung Diproses

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved