Berita Eksklusif

(CONTENT) Pungli Pengurusan SIM Melibatkan Oknum Petugas, Modus Ini yang Diterapkan

Refly Ngongoloy mengatakan, dia pernah mengurus SIM C di Polresta Manado dengan biaya hingga Rp 600 ribu.

"Saya bayar Rp 350 ribu untuk buat SIM. Itu supaya cepat prosesnya. Alasan saya membayar lebih karena tempat tinggal saya jauh, makanya saya ingin cepat," ujar dia kepada Tribun Manado, Senin (3/7) pagi saat ditemui di Kantor Sat Lantas Polres Bolmong di Kotamobagu.

Pengurusan SIM secara resmi yang harus melewati proses tes praktek dikeluhkan warga. Samsuridjal Kumangki (45) misalnya. Warga Kelurahan Motoboi Besar Kecamatan Kotamobagu Timur ini mengaku kewalahan saat mengikuti tes praktek SIM.

"Untuk mengurus SIM C, semua prosedur lainnya lancar. Pelayanan tidak lama. Namun saat tes praktek saya sedikit gugup. Rintangan yang harus dilewati cukup sulit. Tadi setir motor yang disediakan Sat Lantas keras. Kalau boleh tes praktek saja yang dihilangkan," ujar buruh bangunan ini.

Lain lagi dengan Hanafi Pobela (40) Warga Desa Bilalang Dua Kotamobagu Utara ini mengaku terbebani dengan pengurusan SIM.

"Menurut saya ini sedikit membebani. Tadi saya sudah sejak pukul 08.00 wita. Dan katanya sekarang (sudah pukul 11.30) harus balik lagi nanti jam 1 siang," ujar dia.

Meski pengurusan SIM diakui membebani warga pun mengaku rela dengan beban tersebut. "Kalau kami sopir mikro, lebih baik buang waktu satu hari mengurus SIM daripada tidak bebas dalam berkendara. Kalau surat lengkap kami juga nyaman saat mengemudi," ujar Surijal Gumalangit (41) warga Desa Inaton Kecamatan Modayag Kabupaten Boltim.

Kasat Lantas Polres Bolmong AKP Arke Parasan menegaskan bahwa di Sat Lantas Polres Bolmong tidak ada yang namanya pembayaran lebih agar dipercepat pengurusan SIM.

"Kalau ada masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat. Kita tidak mengenal dengan sistem pembayaran lebih. Tidak ada itu. Jadi kita tetap mengacu pada sistem yang sudah ada. SOP yang ada sudah tertera didepan. Dan biaya yang harus masyarakat bayar sudah jelas. Begitu juga dengan persyaratan," ujar dia.

Kata Arke, kalau ada oknum anggota yang menerima atau menyalahgunakan wewenang akan ditindak tegas. "Kami akan tindak sesuai ketentuan yang ada. Kita kroscek dulu. Jika terbukti kita akan tarik tidak boleh lagi di tempat pelayanan agar tidak membias," ujar dia.

Persulit Lalu Tawarkan Gratis

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved