Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Market Review PT BNI Securities 16 Juni 2017

Kemarin IHSG bergerak dalam teritori negatif seiring dengan minimnya katalis positif dari bursa internasional serta aksi profit taking investor.

Editor: Andrew_Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID-Kemarin IHSG bergerak dalam teritori negatif seiring dengan minimnya katalis positif dari bursa internasional serta aksi profit taking investor. Indeks mengalami koreksi 0,29% yang ditutup di posisi 5778,28.

Hal ini sejalan dengan net sell asing sejumlah IDR 270 miliar. Penurunan indeks antara lain akibat koreksi pada beberapa saham seperti ASII, BBRI dan UNTR. Pergerakan indeks ini searah dengan bursa regional, seperti Nikkei, Hang Seng dan Kospi.

Bursa Eropa juga dibuka dalam teritori negaitf. Harga minyak tidak mengalami pemulihan setelah menyentuh level terendah dalam satu tahun terakhir.

Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan 7 days reverse repo rate tetap di level 4,75%. Neraca perdagangan pada Mei 2017 turun menjadi USD 474 juta dibandingkan USD 1,24 miliar pada bulan sebelumnya karena kenaikan impor yang tinggi sehubungan dengan akan memasuki Ramadhan.

Semalam Dow Jones mencatat penurunan tipis sebesar 0,07%, ditutup di level 21359,9 setelah mengalami kenaikan dua hari berturut-turut. Nadaq Compsite juga mengalami koreksi. Pagi ini Nikkei Jepang dibuka menguat signifikan didorong oleh penurunan JPY menjadi JPY 111,06 per USD dibandingkan penutupan kemarin di JPY 110,94 per USD.

Harga minyak kembali melemah di posisi USD 44,37 per barel sehubungan kenaikan produksi minyak Libya yang tertinggi dalam empat tahun terakhir. Dari sisi komoditas, pergerakannya bervariasi. Harga timah naik namun harga nikel terkoreksi.

Kurs GBP terhadap USD beranjak naik setelah penurunan akibat hasil pemilu di Inggris. Sehingga kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat hari ini dengan kisaran antara 5740 dan 5810.

Saham pilihan untuk perdagangan hari ini di antaranya adalah GGRM, BBCA dan ASII.
Analyst: Maxi Liesyaputra

Industry/Company Updates:
• Adhi Persada Properti (APP) akan Membangun 300.000 Hunian. BUY. Analyst: Maxi Liesyaputra.
• BBTN Memperkirakan Suku Bunga Kredit Stabil. BUY. Analyst: Richard Jerry.
• CPIN Memangkas Produksi DOC. BUY. Analyst: Dessy Lapagu.
• Mayora Membayar Dividen Senilai Rp 469,5 Miliar. BUY. Analyst: Ankga Adiwirasta.

Highlight News:
• PT Skybee Tbk (SKYB) tak mencatatkan pendapatan di periode 31 Maret 2017 sama seperti periode tahun sebelumnya dan juga tidak mencatatkan laba kotor.
• Dividen tunai PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) sebesar Rp1 per lembar saham akan dibagikan kepada pemegang sahamnya pada 14 Juli 2017.
• Saham PT Buyung Poetra Tbk, menawarkan harga saham perdana IPO sebesar Rp310 per lembar dengan harga nominal Rp100 per lembar. Jumlah saham yang ditawarkan mencapai 700.000.000 saham atau mewakili 29,79% dari total saham perseroan.
• PT MAP Boga Adiperkasa Tbk, anak usaha MAP Group mengurangi jumlah saham yang akan ditawarkan lewat IPO dari 64.981.600 saham atau 2,99% menjadi 22.174.000 saham atau 1,02% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
• PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp90 per lembar saham pada 14 Juli 2017 kepada para pemegang sahamnya.

PT BNI Securities
BNI KLN Mega Mas Lt. 3
Jl. Piere Tendean, Boulevard, Blok 1C No.20
Telp. 04318880935

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved