Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Resmi Jabat Gubernur DKI Jakarta, Djarot Siap 'Eksekusi' Pesan Ahok

Menurut Djarot, saat Jakarta dipimpin oleh Joko Widodo telah diberikan landasan pembangunan dan dipercepat oleh Basuki Tjahaja Purnama.

Tayang:
Editor: Fransiska_Noel
KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama sang istri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Happy Farida di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (15/6/2017). Kedua baru tiba dari Istana Negara usai pelantikan Djarot sebagai gubernur oleh Presiden Joko Widodo.( 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan segera menuntaskan beberapa program kerja yang tersisa hingga jabatannya berakhir pada Oktober 2017.

"Kami akan segera tuntaskan, program kerja yang tersisa karena Pak Jokowi, Pak Ahok, dan saya menjadi satu kesatuan yang harus dituntaskan," ujar Djarot di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Menurut Djarot, saat Jakarta dipimpin oleh Joko Widodo telah diberikan landasan pembangunan dan dipercepat oleh Basuki Tjahaja Purnama‎ bersamanya untuk memberikan standar tatanan pemerintahan yang tinggi.

"Berkali-kali saya berbicara dengan Pak Basuki, dia pesankan sebelum ada pelantikan ini, segera tuntaskan dan standar kita yang paling utama yaitu tingkat kepuasan masyarakat, tolong tetap dipertahankan kepuasan 70 persen, kalau bisa ditingkatkan," tutur Djarot.

‎Menurut Djarot, program yang akan segera diselesaikan yaitu pusat pedagang atau Jak Grosir serta Jak Mart di Keramat Jati, Jakarta Timur, sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok.

"Kemudian, semua pelayanan di pemerintahan DKI menggunakan teknologi, Pak Ahok bilang semua yang di Jakarta harus cashless (transaksi tanpa uang tunai)," papar Djarot.

Selanjutnya, penyelesaian APBD-P 2017 yang sudah tersistem dengan e-budgeting untuk menekan tindakan korupsi dari oknum tidak bertanggung jawab.

"‎Program yang tidak selesai, yaitu LRT yang dirancang selesai pada 2019-2022, normalisasi sungai, tanggul laut belum selesai, tapi saat ini program strategis kami kebut," ucap Djarot.

‎Sementara terkait harapan dirinya terhadap gubernur dan wakil gubernur terpilih Jakarta, Djarot menginginkan program-program yang telah dijalankan tetapi belum selesai untuk dilanjutkan.

"Kalau program baik tolong dilanjutkan, kalau enggak baik yang tidak apa-apa, terserah," tutur Djarot.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved