Pertamina Gandeng Indoamaret Layani Penjualan Bright Gas 5,5 Kilogram

Pertamina menggandeng Indomaret, pemilik jaringan minimarket terluas dalam rangka meningkatkan pelayanan ke konsumen pengguna Bright Gas 5,5 Kilogram

Pertamina Gandeng Indoamaret Layani Penjualan Bright Gas 5,5 Kilogram
Tribun Manado
Peluncuran Bright Gas 5,5 kg di Lapangan Basket Megamas Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (12/11), berlangsung meriah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pertamina menggandeng Indomaret, pemilik jaringan minimarket terluas dalam rangka meningkatkan pelayanan ke konsumen pengguna Bright Gas 5,5 Kilogram (kg).

Kerja sama ini berupa melayani penjualan maupun isi ulang Bright Gas 5,5 Kg di Indomaret. Dengan demikian pengguna mendapatkan pilihan tempat untuk membeli Bright Gas 5,5 kg.

"Pelayanan terus kami tingkatkan kepada masyarakat agar semakin banyak yang menggunakan Bright Gas 5,5 kg,"Marketing Branch Manager PT Pertamina (Persero) Suluttenggo, Gunawan Wibisono, Rabu (7/6).

Dengan dijualnya elpiji non subsidi tersebut diharapkan semakin banyak masyarakat yang menggunakan bahan bakar tersebut. Katanya elpiji 3 kilogram hanya untuk warga tidak mampu.

Menurut dia, Bright Gas ini ditujukan bagi ibu rumah tangga atau keluarga kecil maupun penghuni apartemen. Bright Gas 5,5 kg melengkapi kemasan yang sebelumnya ada di pasar, yaitu elpiji Bright Gas 12 kg.

"Kini konsumen bisa membeli Bright Gas 5,5 kg selain di pangkalan juga terdapat di Indomaret. Masyarakat semakin mudah mendapatkannya," ungkapnya

Sales Representative Elpiji Pertamina Area Manado Adeka Sangtraga Hitapriya menjelaskan, Bright Gas 5,5 kg bisa menjadi solusi yang cocok bagi keluarga konsumen yang membutuhkan kemasan lebih ringan dan praktis dan harga terjangkau. "Sejauh ini di Sulut penggunaannya sekitar 40 metrik ton per bulan," ujar Adeka.

Bright Gas juga memberikan tiga kelebihan bagi konsumen. Pertama lebih aman dengan fitur katup ganda yang mengadopsi teknologi Double Spindle Valve System (DSVS) sehingga dua kali lebih aman dan dokumen-dokumen berharga lainnya. Selain itu, lebih praktis dan harganya terjangkau.

Dengan demikian, penggunaan elpiji bersubsidi yang tidak tepat sasaran di masyarakat bisa diminimalisir. Karena faktanya, Pertamina masih menemukan oknum pangkalan ataupun agen yang berani menjual kepada yang tidak berhak menerima subsidi. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved