Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ikuti Cara Presiden Donald Trump, Walikota Bitung Untung Rp 3 Miliar

Menghapus pajak untuk kalangan berpendapatan rendah dan mempertinggi pajak bagi kalangan mampu.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
tribun manado
Wali Kota Bitung Max Lomban dan Wakilnya Maurits Mantiri sepanggung di acara setahun kepemimpinan, Kamis (30/3/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sosok Presiden Amerika Serikat Donald Trump jadi inspirasi. Wali Kota Bitung Max Lomban meniru Trump soal kebijakan pajak subsidi silang.

Lomban menghapus pajak untuk kalangan berpendapatan rendah dan mempertinggi pajak bagi kalangan mampu.

"Saya sudah terapkan, bagi kalangan (penghasilan) Rp 50 juta ke bawah SPPT-nya nol, tapi tetap tercetak," kata dia, Selasa (6/6).

Menurut Lomban, ada kurang lebih 3.000 warga Bitung yang mendapat penghapusan pajak. Diakuinya, Pemkot Bitung kehilangan pendapatan Rp 300 juta dari penghapusan itu. 

Namun keuntungan secara tak langsung berjumlah hampir Rp 3 miliar. "Ke depan batasannya akan kita tingkatkan, kali ini Rp 50 juta dulu," beber dia.

Meski mengenakan tambahan pajak bagi kalangan mampu, sebut Lomban, pertambahan itu tidak gila-gilaan. "Tetap terjangkau dan rasional kami juga tak mau investor lari," beber dia.

Ungkap Lomban, selain Bitung, daerah lainnya yang sudah menerapkan adalah Jakarta. Batasan di Jakarta berjumlah Rp 2 miliar.

Sejumlah pengusaha yang ditemui Tribun Manado mengaku tidak keberatan dengan kebijakan itu.
Laurens, seorang pengusaha mengatakan, kebijakan itu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berimbas meningkatnya daya beli. Mengenai tambahan pajak, ungkap Laurens, masih dalam batasan wajar.

"Yang penting adalah daya beli masyarakat pulih, pemerintah juga dapat dana dari subsidi silang ini untuk membangun infrastruktur," kata dia.

Junus Majore, pengamat ekonomi Bitung, berharap pemerintah bisa menggunakan dana subsidi silang itu untuk menggerakkan infrastruktur. "Infrastruktur masih buruk," kata dia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved