Apa yang Terjadi di Jakarta Biar Kami Saja yang Mengalami
Djarot mengatakan situasi ancaman keberagaman yang terjadi di Jakarta merupakan bagian dari pengalaman yang bisa diambil.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi pembentukan Unit Kerja Presiden bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) pascagoncangan di DKI saat Pilkada berlangsung.
Djarot mengatakan situasi ancaman keberagaman yang terjadi di Jakarta merupakan bagian dari pengalaman yang bisa diambil oleh UKP-PIP.
"Kemarin DKI itu kan juga pengalaman kita, dan kita bisa melihat, dia akan bercerita sendiri apa yang terjadi di DKI. Ini sebagai pembelajaran bagi kita bahwa kebangsaan kita, nasionalisme kita itu perlu untuk diperkuat," ujar Djarot di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/6/2017).
"Mari kita sudah hentikanlah pro dan kontra itu, tapi tetap, kalau kita punya satu tujuan yang sama. apa yang terjadi di Jakarta biar kami saja yang mengalami," kata Djarot.
Djarot berharap agar UKP Pancasila ini bisa membangkitkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat Pancasila.
Selain itu, Djarot berharap agar pengalaman yang terjadi di Jakarta, misalnya politisasi tempat ibadah, menyebarkan ujaran kebencian tersebut tidak lagi terjadi pada Pilkada tahun 2018 mendatang.
"Jangan kemudian dilakukan lagi di tempat-tempat lain. Oleh sebab itu ini momentum untuk kembali menggelorakan saya Indonesia, dan saya Pancasila," kata Djarot.