Petani Tolak Captikus Jadi Gula Aren
Petani menolak langkah pemerintah untuk menjadikan hasil pohon aren tidak lagi dibuat menjadi captikus.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Petani menolak langkah pemerintah untuk menjadikan hasil pohon aren tidak lagi dibuat menjadi captikus.
"Katanya mau jadikan gula aren, petani tidak setuju akan hal ini sebab harga jual captikus lebih besar dan produksi tanpa batas," kata seorang petani aren, Gusman, Senin (5/6/2017)
Menurutnya jika dijadikan gula aren apakah pemerintah mampu menjamin hasil produksi akan laku terjual.
"Itu yang kita pertanyakan, apakah hasil gula aren petani akan diambil semua atau tidak. Pasti jika kebijakan ini terealisasi akan ada hasil gula aren yang melimpah," akunya.
Dia mengatakan agar hal tersebut disikapi dengan baik oleh Pemerintah.
"Sebab hasil dari penjualan captikus sudah dirasakan petani, banyak hal yang didapat seperti menyekolahkan anak. Intinya penghasilan masih mencukupi," ungkapnya.
Dia pun berharap jika kebijakan Pemerintah tersebut dijalankan kiranya bisa disertai dengan solusi.
"Sehingga tidak merugikan dan menutup mata pencarian petani captikus," tandasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/petani-gula-merah_20160603_112454.jpg)