5 Misteri Mesir Kuno yang Tak Pernah Kita Tahu, Nomor 5 Ada Hukuman Mengerikan
Bagi sebagian dari kita, piramida-piramida Mesir tidak lebih dari sebuah objek wisata.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi sebagian dari kita, piramida-piramida Mesir tidak lebih dari sebuah objek wisata.
Namun, dengan kemajuan ilmiah, muncul penemuan baru dan menakjubkan yang menimbulkan banyak pertanyaan lagi.
Inilah lima misteri baru dari misteri Mesri Kuno yang dikutip dari laman Birghtside.
1. Kamar tersembunyi di Piramid Agung Giza
Pada tahun 1993, robot perayap Upuaut 2 menemukan sebuah pintu kecil di poros selatan piramida, di belakangnya ada ruang kosong dan kemudian ditemukan pintu lain.
Pada tahun 2010, robot modern Djedi mengambil foto dari luar pintu pertama yang menunjukkan pegangan tembaga dan lukisan oker merah.
Apalagi, meski tidak ada yang masuk ke poros selama 9 tahun, goresan segar muncul di dinding dan plafonnya.
2. Berapa umur sebenarnya dari Piramida Agung?
Inventaris Stela di Giza pada abad ke-19 mengatakan bahwa Khufu memerintahkan Sphinkx untuk diperbaiki, bukan dibangun.
Itu seiring dengan alur-alur di tubuhnya yang merupakan hasil erosi yang memakan waktu sekitar 8 ribu tahun, menimbulkan keraguan pada usia Piramid Agung: Sphinx dianggap sebagai monumen yang lebih muda.
3. Misteri Suhu Piramida Agung
Penelitian termografi inframerah tahun 2016 menunjukkan cekungan yang tak dapat dijelaskan di bawah Piramida Agung dan juga di dekat puncaknya.
Cekungan bawah seharusnya merupakan ruang yang belum berdasar atau lorong bawah tanah.
Kementerian Urusan Purbakala Mesir belum memberikan komentar.
4. Teknologi konstruksi piramida
Ahli kimia Josep Davidots menyatakan bahwa blok dibuat tepat di atas satu sama lain, dan ini akan menjelaskan berat dan kurangnya kesenjangan di antara keduanya.
Namun ahli geologi dan ahli paleontologi berpendapat bahwa blok tersebut merupakan batua sedimen yang diproses, sehingga menyangkal teori Davidovits.
Masih belum ada hipotesis tunggal.
5. Kutukan makam Tutankhamun
Mempelajari makam tersebut pada tahun 1922, Howard Carter dan ekspedisinya menemukan sebuah plakat berisi teks tentang hukuman mengerikan yang akan terjadi setelah membuka makam yang tertutup rapat tersebut.
Carter tidak mempercayainya, namun pada tahun 1930, ada laporan tentang kematian di antara mereka yang hadir saat kuburan dibuka, dan juga anggota keluarga mereka.
Masih belum ada penjelasan pasti tentang "kutukan", satu-satunya teori yang menjadi racun di dinding makam dan sarkofagus. (brightside)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/piramida-agung-giza_20170603_185012.jpg)