Berawal dari SMS, Kisah Tragis PP Dimulai: Dijual dari Satu Pria ke Pria Lain

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bandar Lampung mengungkap kasus pencabulan disertai perdagangan orang.

PHOTOS: TNP-ASIAONE
Ilustrasi 

Di lokasi, ada tersangka DD dan Renoldi. DD mengajak korban main ke rumahnya. Ternyata di rumah tersebut, DD mencabuli korban.

Setelah itu, DD menjual PP ke pria hidung belang yang belum diketahui identitasnya.

"Korban tidak mengenal orang tersebut. Oleh pria hidung belang itu, PP dicabuli setelah itu dijemput DD," tutur Murbani.

DD kembali mencabuli PP. Tidak berhenti sampai disitu, DD menyerahkan PP ke Renoldi.

Setali tiga uang, Renoldi juga menyetubuhi PP.

Renoldi lalu menjual PP ke pria hidung belang berinisial RD seharga Rp 300 ribu. Oleh RD, PP dicabuli.

RD kemudian mengembalikan PP ke Renoldi. Kembali Renoldi mencabuli PP dan menyekapnya selama empat hari.

Setelah itu, Renoldi menjual PP ke RD lagi. Selama bersama RD, PP meminta diantarkan ke rumah pamannya.

RD mengantar PP ke tempat pamannya. Mengetahui hal itu, Renoldi mencoba menjemput PP di rumah pamannya.

Kedatangan Renoldi membuat PP ketakutan hingga bersembunyi.

Halaman
123
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved