Menang Gugatan, Warga Kahuku Tanam Mangrove
Warga Desa Kahuku berharap penanaman mangrove dapat memulihkan kondisi alam yang telah rusak oleh aktivitas tambang sejak 2010 silam.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Andreas Ruauw
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Warga Pulau Bangka merayakan kemenangan gugatan atas PT MMP yang melakukan penambangan pasir besi.
Perayaan dilakukan dengan menggelar syukuran dan penanaman bibit bakau. Rangkaian kegiatan yang diikuti oleh seluruh warga Desa Kahuku dan beberapa wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing di pantai pasir putih Desa Kahuku.
Warga Desa Kahuku berharap penanaman mangrove dapat memulihkan kondisi alam yang telah rusak oleh aktivitas tambang sejak 2010 silam.
"Penanaman mangrove hari ini dalam rangka hari anti tambang nasional," kata Angelique Batuna pemilik resort di Pulau Bangka, pada Sabtu (27/5/2017)
Kegiatan ini diprakarsai oleh beberapa LSM nasional juga lokal yakni JATAM, Greenpeace, dan Amalta. "Selain orang lokal, ada juga anak sekolah dasar dari Desa Lihunu dan diving center," ungkapnya.
Dia berharap kegiatan tersebut bisa menghijaukan kembali kawasan tersebut dan mengurangi sedimentasi.
"Sebenarnya penanaman bakau ingin dilakukan di area tambang tetapi pengalaman tahun lalu ditentang oleh orang-orang yang menjaga area tambang. Mereka merusak kembali bakau yang ditanam, maka kami memilih spot ini," jelasnya.