Kenang Kemenangan di Pilkada Mitra, Olly 'Pinjam' Strategi Sun Tzu
Kisah perjuangan James Sumendap (JS) menjadi Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) rupanya masih terekam dalam ingatan Letjen (purn) Johny Lumintang
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Liputan Wartawan Valdy Vieri Suak
TRIBUNAMNADO.CO.ID, RATAHAN - Kisah perjuangan James Sumendap (JS) menjadi Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) rupanya masih terekam dalam ingatan Letjen (purn) Johny Lumintang Dubes RI untuk Filipina dan Olly Dondokambey Gubernur Sulut.
Saat ketiganya berada dalam satu acara pekan lalu, Olly dan Johny sedikit berkisah tentang JS.
Seperti yang dikisahkan Johny, empat tahun lalu saat JS meminta restu untuk maju sebagai kepala daerah. "Saat itu saya hanya memberi filosofi dari Jenderal Sun Tzu.
Mengenal kekuatan dan kelemahan diri sendiri sekaligus mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang 100 kali menang.
Sementara, Mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri tetapi tidak mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang, 50 kali menang 50 kali kalah.
Sebaliknya, Tidak tahu kekuatan dan kelemahan diri sendiri maupun kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang 100 kali pasti kalah," ujarnya mengutip kalimat Jendeean Sun Tzu.
Menurutnya kalimat itu dipegang teguh oleh JS. "Makanya saat itu JS tahu lawannya dan sekali langsung menang," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut ia juga memberi pujian serta masukan kepada Buapti.
"Pembuktian pak JS sudah terlihat pembangunan yang meningkat. Tapi ingat Bupati juga harus bisa memberi," kata Olly Dondokambey
Dia juga memperingati agar Pemerintah Mitra terus berada dalam koridor hukum yang benar.
"Gubernur, Bupati dan pejabat lain mungkin bisa diimport dari luar. Tapi ada tiga hal yang tak bisa diimport, Pemerintah bersih, jiwa patriotisme, persatuan nasional," tegas mantan Jenderal bintang tiga ini.
Kisah empat tahun lalu tentang JS juga dimiliki Olly, saat itu ia berkisah saat menjadi ketua tim pemenangan JS.
"Saat itu kami merasa melakukan hal yang berat karena melawan incumbent. Tapi semangat pak JS saat itu membuat tim semangat untuk menang," kenang Olly.
Namun menurutnya keputusan partai untuk mengusung JS dan Ronald Kandoli (RK) dirasakan Olly saat itu sudah sangat tepat.
"Saat itu saya lihat keduanya memiliki semangat besar serta visi dan misi yang jelas, dan puji Tuhan menang," katanya.
Olly pun tak lupa memberi saran, ia meminta agar Pemerintah Mitra terus menjaga amanat rakyat.
"Serta terus jalankan visi dan misi saat kampanye. Dan saya lihat visi misi empat tahun lalu mulai tercapai. Saya monitor perkembangan di Mitra dan kian meningkat," akunya.
Mendengar wejangan dan kisah Olly dan Johny menjadi isyarat dukungan untuk JS melangkah di Pilkada 2018 untuk periode kedua.
Menanggapi hal tersebut JS mengaku menyerahkan semuanya kepada masyarakat. "Saya tidak berfikir untuk kapan jadi lagi, tapi kapan tidak jadi lagi itu filosofi saya. Karena saya percaya selama saya berbuat baik dan benar masyarakat akan tetap melihat dan menentukan jalan saya," katanya.
Ia juga mengatakan untuk Pilkada mendatang akan selalu siap apalagi diminta Masyarakat. "Saya tentu selalu siap, siapapun lawannya. Karena amanat dan kepercayaan masyarakat menjadi penentu semuanya," tegas Sumendap. (Val)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/olly-dondokambey_20170522_200617.jpg)