Cegah Kanker Serviks, Yayasan Jantung Sehat Bantu Rp 20 Juta

"Jadi kami melaksanakan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) gratis," ujar Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Tamuntuan

  

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sulut, TP PKK,  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memperlihatkan kepeduliannya pada kesehatan masyarakat.

"Jadi kami melaksanakan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) gratis," ujar Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Tamuntuan yang diwakili Wakil Ketua TP-PKK dr. Kartika Devi Tanos di kantor TP PKK Jumat kemarin.

Pemeriksaan ini untuk mencegah
kanker serviks, berbeda dengan kanker payudara yang bisa diketahui dari salah satu gejala berupa benjolan, kanker serviks lebih sulit dideteksi. Makanya tak heran kalau penyakit ini sering disebut “pembunuh dalam senyap”.

Oleh sebab itu, Tim Penggerak-Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Utara bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) gratis di Aula TP-PKK, Jumat (26/5).

“Oleh karena itu, pemahaman terhadap penyakit kanker serviks oleh perempuan khususnya di Sulawesi Utara, sangat dibutuhkan,” jelas Kartika.

Dengan demikian, penyakit yang menduduki urutan ke dua terbanyak diidap para wanita di dunia itu dapat dicegah. Apalagi proses perjalanan virus menjadi kanker serviks membutuhkan waktu cukup lama, dan proses ini seringkali tidak disadari hingga kemudian sampai pada tahap pra kanker tanpa menimbulkan gejala.

Karena itu Kartika menerangkan, pencegahan kanker serviks juga bisa dilakukan dengan mengamalkan pola hidup cerdik. "Lakukanlah pola hidup cerdik yaitu cek kesehatan secara teratur, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet seimbang dan kelola stres," kata dia.

Usai tes IVA rombongan melakukan kunjungan rumah seorang anak bernama Elsa Agasi (12) penderita kelainan jantung dengan di Kelurahan Motoboi Kecil Kota Kotamobagu  dan melakukan penapingan serta penguatan kepada orang tua dari pasien gangguan jiwa.

"Kepada Elsa kami dari Yayasan Jantung Sehat Cabang Sulut beri bantuan rp 20 juta untuk biaya hidup selama berada di Jakarta karena akan menjalani operasi. Dan untuk pasien gangguan jiwa kami meyakini orang tuanya agar mau membawa dan merawat di rumah sakit Jiwa Ratumbuyshang Manado," jelas dr Kartika.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved