Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Suluan-Rumengkor Tertutup Tanah Longsor

Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di Minahasa. Jalan Suluan-Rumengkor, Kecamatan Tombulu.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
ALPEN MARTINUS
Longsor di rumengkor 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di Minahasa. Jalan Suluan-Rumengkor, Kecamatan Tombulu tertutup longsor, Selasa (23/5) pukul 15.00 Wita.

Ada sepuluh titik longsor di ruas jalan tersebut, namun empat titik longsor yang sampai menutup badan jalan hingga kendaraan tak bisa melintas, bahkan pejalan kaki pun harus berhati-hati.

Dua titik longsor yang menutupi badan jalan tersebut hanya berdekatan sekitar 500 meter saja. Bahkan di sisi badan jalan, tanahnya juga amblas ke bagian bawah membentuk tebing sehingga sangat berbahaya untuk dilalui.
Johny Taroreh, warga Rumengkor mengatakan, bahwa dari Rumengkor sampai ke titik longsor yang menutupi badan jalan tersebut ada lima longsoran kecil.

"Satu jam lalu saya dengar kabar dan menuju kemari untuk cek, ternyata memang akses jalan sudah tertutup," jelasnya.
Sementara Erwin, warga Tondano yang hendak menjemput pekerja talud harus menunggu karena jalan tertutup longsoran tanah.

"Sudah sekitar satu jam lebih di sini, tapi mereka sudah akan jalan kemari, saya tunggu saja. Kalau hanya satu longsoran paling kita kerja untuk bersihkan biar cuma pakai alat seadanya, tapi ini dua dan besar lagi, ya terpaksa tunggu saja," ujarnya.

Terlihat juga beberapa siswa yang sekolah di Tondano harus menunggu hingga longsoran tanah dibersihkan, lantaran rumah mereka di Rumengkor.

"Kalau tidak, kami harus putar Manado," ujar seorang siswa. Beberapa pengendara dan pengemudi juga harus memutar arah mencari jalur lain untuk melanjutkan perjalanan.
Menurut informasi saat ini longsoran yang menutupi badan jalan dari dua menjadi empat titik, karena bertambah dua yaitu di Rumengkor dan Suluan dekat tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Hingga kemarin sore, belum ada satupun alat berat yang dikerahkan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk melakukan pembersihan longsoran tanah tersebut. "Kami sudah laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU), namun belum ada tindakan sampai sekarang," kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Minahasa, Arthur Lontaan. Hingga saat saat ini akses jalan belum bisa dilalui. *

STORY HIGHLIGHTS
* Peristiwa tanah longsor Selasa (23/5) pukul 15.00 Wita
* Ada sepuluh titik longsor di ruas jalan tersebut, namun empat titik longsor yang sampai menutup badan jalan hingga kendaraan tak bisa melintas
* Hingga kemarin sore, belum ada satupun alat berat yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan longsoran tanah tersebut

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved