Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dari Mako Brimob, Ini Pemikiran-pemikiran Ahok untuk Jakarta

Tubuh Ahok boleh berada di balik jeruji, namun pemikiran Ahok tak bisa dikurung. Pemikiran Ahok dari balik penjara yang segera 'ubah' Jakarta.

Editor: Aldi Ponge
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama saat hendak ditahan beberapa waktu lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Jumat (19/5/2017) sepuluh hari sudah Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendekam di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Tubuh Ahok boleh berada di balik jeruji, namun pemikiran Ahok tak bisa dikurung. Pemikiran Ahok dari balik penjara yang segera 'ubah' Jakarta. Ahok tetap "bekerja".

Ahok menyampaikan pesan dan usulan untuk beberapa rencana kerja maupun kegiatan Pemerintah Provinsi DKI kepada pelaksana tugas Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.

Ahok menyampaikan pesan itu saat dijenguk oleh Djarot di Mako Brimob, Selasa (16/5/2017).

Salah satunya soal Makam Mbak Priok.

Awalnya, Djarot menceritakan rangkaian acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan HUT DKI Jakarta mendatang.

"Karena Pak Ahok kemarin juga pesan untuk tetap melanjutkan pembangunan cagar budaya di Makam Mbah Priok," kata Djarot, Rabu (17/8/2017).

Pemprov DKI ingin menggelar pengajian di Makam Mbah Priok yang terletak di kawasan Jakarta Utara itu.

Saat menjabat, Ahok menetapkan makam Mbah Priok sebagai cagar budaya. Kawasan Makam Mbah Priok akan dipercantik lagi dengan pembangunan masjid apung. Ahok ingin Makam Mbah Priok menjadi wisata religi internasional.

Pembicaraan Ahok dan Djarot tak jauh-jauh dari rencana kerja untuk ibukota. Ide-idenya yang tercetus dari balik jeruji besi itu dicurahkan kepada Djarot.

Ahok mengusulkan agar pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) diberi seragam dan diberi nama "Pasukan Pink". Sebab, RPTRA berhubungan dengan ibu dan anak.

Pesan melanjutkan program bedah rumah

Ahok juga berpesan agar Djarot melanjutkan program bedah rumah dan pelatihan untuk pekerja harian lepas (PHL). Ahok berharap para PHL memiliki sertifikat keterampilan berstandar nasional.

Pesan itu juga disampaikan Ahok kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah yang menjenguk di Mako Brimob bersama sejumlah pejabat DKI lainnya.

"Pesannya itu rumah untuk perumahan orang-orang yang miskin, terutama program rumah di Cilincing diteruskan. Kan kemarin ada bedah rumah itu diteruskan dengan dana CSR," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved