Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengamanan UN tak Lagi Libatkan Polisi

Namun, lanjut dia, hal tersebut bukanlah keharusan. "Karena memang dalam aturan tidak ada penekanan disimpan di Polsek."

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
FELIX TENDEKEN
ilustrasi. 

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Naskah ujian nasional sekolah dasar di Kotamobagu tahun ini tak disimpan di markas polisi.

Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbala mengatakan, tahun lalu memang ada kebijakan untuk pengamanan naskah melibatkan aparat kepolisian.

Namun, lanjut dia, hal tersebut bukanlah keharusan. "Karena memang dalam aturan tidak ada penekanan disimpan di Polsek.

"Yang ada hanya naskah UN disimpan dan disebarkan Dinas Pendidikan," ujar Rukmi menjelaskan.

Alasan lainnya, soal sebagian besar dibuat di Kotamobagu. "75 persen itu dibuat di Kotamobagu dan 25 persen di provinsi," ungkap dia.

Adapun pelaksanaan UN tahun ini, ada 73 SD di Kotamobagu yang menggelar kegiatan tersebut. "Jumlah siswa yang siap ikut UN ada 2.146 orang," dia menambahkan.

Rukmi meminta kepada semua siswa agar dapat mempersiapkan diri dengan baik, jangan sampai sakit.

"Kepada guru-guru dan pengawas saya minta semua melaksanakan ujian sesuai aturan," ujar Rukmi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved