La Liga
El Clasico Terakhir Luis Enrique
Lucho memulai kiprahnya sebagai pelatih Barcelona pada Juli 2014 dan mampu meraih dua gelar La Liga berturut-turut, plus satu trofi Liga Champions.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Luis "Lucho" Enrique akan melakoni El Clasico terakhir sebagai Pelatih Barcelona.
Luis Enrique akan mengakhiri kontrak di Camp Nou akhir musim ini dan beristirahat sejenak setelah itu.
Lucho memulai kiprahnya sebagai pelatih Barcelona pada Juli 2014 dan mampu meraih dua gelar La Liga berturut-turut, plus satu trofi Liga Champions.
Ia juga meraih trofi Copa del Rey dua kali berturut-turut.
Musim ini posisi Barcelona lebih sulit dibandingkan dua musim sebelumnya bersama Lucho.
Apalagi Barca tersingkir dari Liga Champions, sebelum melakoni El Clasico di Santiago Bernabeu, dini hari nanti.
Faktor lainnya, Barca tak bisa diperkuat oleh Neymar yang terkena hukuman berat karena tindakan indisipliner.
Ironis bahwa Lucho karena melakoni El Clasico terakhir dalam kondisi seperti ini. Akhir musim ini, Lucho meninggalkan Camp Nou.
"Sangat sulit mengangkat kembali mentalitas pemain Barca setelah tersingkir dari Liga Champions. Saya berharap label El Clasico mampu memotivasi mereka. Tak ada tempat yang lebih baik daripada Bernabeu. Itu peluang kami mengejar Real Madrid," kata Lucho.
Sebagai pemain yang pernah membela Real Madrid sekaligusBarcelona, Enrique punya pengalaman sebagai seorang petarung.
Jiwa petarung itu pula yang ditanamkan pada Lionel Messi dkk sehingga bisa menemukan formasi yang ideal dengan kedatangan Luis Suarez tahun 2014.
"Saya seorang petarung. Para pemain Barca juga petarung. Kami selalu siap dengan kondisi terburuk. Jiwa petarung yang akan menjadi pembeda," kata Lucho.
Lucho satu-satunya orang yang paling lama menggeluti El Clasico. Ia duduk di bangku cadangan selama tiga tahun terakhir bersamaBarcelona (2014-2017.
Itu melengkapi pengabdiannya sebagai pemain Barca selama delapan tahun (1996-2004).
Sebelum 11 tahun di Camp Nou, ia menghabiskan waktu lima tahun bersama Los Blancos (1991-1996).
Artinya, Lucho bergelut dengan El Clasico selama 16 tahun.
"Apa pun hasil Barcelona musim ini, nama Lucho tetap abadi di Camp Nou. Dia sangat berjasa. Dia punya banyak kenangan abadi bersama Barca," kata mantan pelatih Timnas Spanyol, Vicente Del Bosque.