Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Relawan Badja: Kami Khawatir Ada Penggembosan Suara

I Gusti Putu Artha mengatakan kekhawatirannya bahwa ada upaya untuk melakukan penggembosan suara pasangan Ahok-Djarot.

Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (tengah), Djarot Saiful Hidayat (kiri) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Anggota tim pemenangan relawan Basuki-Djarot (Badja), I Gusti Putu Artha mengatakan kekhawatirannya bahwa ada upaya untuk melakukan penggembosan suara pasangan Ahok-Djarot.

Hal itu, duga dia, akan dilakukan secara terstruktur dan sistematis dari penyelenggara pemilu.

"Kami khawatir ada penggembosan suara dari pemilih kami yang nantinya malah tidak dapat memilih pada putaran keduaq," jelasnya di Markas Badja, Jakarta, Selasa (18/4/2017)

Caranya, kata dia, saat ini banyak temuan bahwa masih adanya formulir C6 yang tidak dibagikan kepada para calon pemilih.

Bukan hanya itu, penggembosan suara, lanjut dia, juga dinilai akan terjadi karena banyaknya Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sama antara DPT dengan KTP yang dimiliki.

"Ada NIK yang berbeda satu angka, dua angka, bahkan semuanya. Ini kita temukan di Jakarta Barat," lanjut dia.

Selain itu, dari data yang ada sekitar ribuan massa yang berasal dari luar daerah sudah masuk ke Jakarta untuk melakukan pencoblosan pasangan calon tertentu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved