Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkot Tomohon Rencanakan Bangun RPH Terpadu

Daging untuk konsumsi harus dijamin kualitasnya, baik dari segi fisik daging maupun prosesnya.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Andrew_Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Daging untuk konsumsi harus dijamin kualitasnya, baik dari segi fisik daging maupun prosesnya.

Persoalnya proses pemotongan daging belum mengikuti standar. Belum ada fasilitas pemotongan daging yang layak seperti Rumah Potong Hewan.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Tomohon John Karundeng mengungkapkan, pemerintah punya keinginan untuk jaminan kesehatan bagi pemotongan daging konsumsi. Di Tomohon saat ini daging populer konsumsi seperti ayam dan babi sifatnya pemotongannya dilakukan secara manual

Lokasinya pun berada di pemukiman warga dan masih jauh dari higienis

Harusnya memang semua pemotongan dipusatkan pada Rumah Potong Hewan untuk menjamin kualitas yang sesuai undang-undang

"Harus ada jaminan keamanan pangan tidak sembarang potong. Dijagal sesuai tata cara, aman, bebas utuh dan higienis," kata dia.

Sebab itu ada rencana, Pemerintah akan memusatkan rumah potong di satu lokasi. Sesuai Rencana Tata Ruang di wilayah Tomohon Barat yakni sebuah Rumah Potong Hewan Terpadu.

Data yang ada saat ini, di Tomohon pemotongan manual dilakukan oleh 4 pemotong sapi, pemotong babi ada 45 orang dan 15 orang pemotong ayam.

Memang kata dia menjadi pergumulan Pemerintah. Disatu pihak pemotong daging merupakan mata pencaharian warga, di sisi lain belum terstandirsasinya proses daging konsumsi. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved