Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DPT Untuk Pilkada Jakarta Ketambahan 109 Ribu Pemilih, Anies-Sandi Protes

Tim pemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menolak penetapan DPT ini.

Editor: Fransiska_Noel
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengikuti debat kedua calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1/2017). Temanya membahas reformasi birokrasi serta pelayanan publik dan penataan kawasan perkotaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Hasilnya, terjadi peningkatan jumlah warga Ibu Kota yang diperkenankan ikut mencoblos pada 19 April nanti.

Jumlah DPT pada putaran kedua mencapai 7,2 juta pemilih.

Jumlah itu bertambah sebanyak lebih dari 109 ribu pemilih, dibanding DPT putaran pertama sebanyak 7,1 juta pemilih.

Menurut Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, ada sejumlah faktor yang menyebabkan jumlah pemilih meningkat.

Tim pemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menolak penetapan DPT ini.

Mereka menemukan 153 ribu data invalid masuk ke DPT.

Yang juga diprotes adalah penggunaan surat keterangan (Suket) sebagai pengganti KTP elektronik atau e-KTP.

Tim menemukan 400-an Suket bermasalah yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan juga mengomentari penggunaan Suket.

Anies Baswedan menyebut, jumlah Suket yang diterbitkan sangat banyak sehingga rawan kecurigaan.

Sementara, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno curiga ada penggelembungan dan mobilisasi dari penambahan DPT.

Penambahan jumlah pemilih dalam DPT membuka kesempatan bagi warga yang belum memberikan suara di Pilkada putaran pertama.

Suara mereka bakal menjadi rebutan dari kedua pasangan calon yang bersaing di Pilkada DKI Jakarta.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved