Travel

Aelaaah, Sudah di Lokasi Liburan, Otak Malah Pikirin Kerjaan Kantor, Nih Tips Atasi

Liburan adalah hak esensial bagi setiap orang, apalagi jika kamu sudah menghabiskan banyak waktu di kantor.

Aelaaah, Sudah di Lokasi Liburan, Otak Malah Pikirin Kerjaan Kantor, Nih Tips Atasi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Liburan adalah hak esensial bagi setiap orang, apalagi jika kamu sudah menghabiskan banyak waktu di kantor.

Tentunya liburan menjadi sarana penting untuk mengembalikan semangat kerja.

Selain itu, liburan juga berfungsi mengurangi stres karena banyak kerjaan.

Sayangnya, ternyata ada aja lho traveler yang masih terhantui dengan masalah kantor ketika liburan.

Bukannya menikmati liburan ke Maladewa, jalan-jalan ke Lombok, atau belanja di Jepang, tapi malah tambah beban.

Dirangkum dari situs metro.co.uk, berikut tips-tips menghentikan kekhawatiran tentang masalah kantor saat liburan.

1. Buatlah sejumlah batasan sebelum pergi berlibur

Sebelum kamu berangkat, tentukan seberapa banyak hal-hal yang berkaitan dengan kantor yang kamu lakukan saat libur.

Seharusnya memang tidak ada, tapi kadang situasinya memaksamu mengecek pekerjaan.

Beritahu rekan kerjamu bila kamu tidak akan mengecek email.

Katakan jika ada masalah kecil, mereka tidak akan bisa mengontakmu.

Dan tegaskan jika mereka tidak bisa mengharap apa-apa darimu saat kamu berlibur.

2. Jangan tinggalkan pekerjaan dalam keadaan setengah selesai

Hal ini hanya akan membuat kamu stres saat berlibur.

Selesaikan semua pekerjaan dan tinggalkan dokumen penyerahan jika kamu tidak bisa menyelesaikan seluruhnya.

3. Buat email di luar kantor secara mendetil

Beri penjelasan tentang berapa lama kamu pergi, ingatkan kembali kalau kamu tidak akan membuka email.

Juga tentukan siapa yang dapat dihubungi jika rekan kerjamu menghadapi suatu masalah dan pastikan pihak tersebut tahu.

4. Demi Tuhan, jangan cek emailmu

Mengecek ponsel setiap kamu merasa benda itu bergetar memang tidak sehat.

Terutama ketika kamu seharusnya menikmati liburan.

Kalau perlu hapus email-mu sementara dari ponsel.

Jika hanya dengan begitu kamu bisa mengurangi kebiasaan selalu mengecek ponsel tiap berdering dan bergetar.

5. Jika memang harus mengecek email, jadwalkan waktunya.

Jika memang tidak dapat dipaksakan, luangkan sedikit waktu di antara liburanmu untuk mengecek ponsel dan laptop.

Cukup 10 sampai 15 menit saja.

6. Beritahu teman berlibur untuk mengawasi obsesi kerjamu

Minta teman berliburmu untuk mengingatkan kamu harus menikmati liburan.

7. Selalu ingat kantor tetap dapat bertahan tanpamu dan kamu berhak mendapat liburan.

Ingatkan kantor tetap baik-baik saja.

Rekan-rekan kerjamu sangat profesional dan mahir dalam bidang pekerjaannya masing-masing.

Yang lebih penting lagi, ingat, liburan merupakan reward yang berhak kamu dapatkan.

Dengan mengambil masa libur, bukan berarti kamu adalah orang yang malas atau membuat orang lain sebal.

Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved