Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Saat Lihat Dua Orang di Kantor Walikota Manado Helena Mengira Satpam, Ternyata

Ketika hendak meninggalkan kantor Walikota Manado, Helene Goni bersama dua temannya yang bernama Ryo dan Mita sempat diadang oleh dua orang pria

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Andrew_Pattymahu
NIELTON DURADO
mobil yang sempat dibawa lari 

  

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketika hendak meninggalkan kantor Walikota Manado, Helene Goni bersama dua temannya yang bernama Ryo dan Mita sempat diadang oleh dua orang pria yang memakai masker.

"Saya sempat mengira mereka berdua adalah satpam yang ingin membuka pintu pagar," jelas Helena, ketika ditemui Tribun Manado, Rabu (5/4). 

Menurutnya kejadian tersebut, berkisar sekitar pukul 02.15 Wita ketika dirinya hendak meninggalkan kantor Walikota Manado

"Saya datang ke Kantor Walikota Manado untuk mengambil mobil teman yang diparkir didalamnya," ujar dia. 

Akan tetapi, ketika hendak meninggalkan kantor tersebut, ia melihat pagar kantor sudah terkunci. 

"Saya sempat memutar mencari jalan lain, tapi pintu disebelah juga tertutup oleh kendaraan Damkar," kata dia. 

Akhirnya, ia pun kembali ke pintu awal ia masuk. Sesampainya di pintu tersebut ia melihat ada dua orang yang mendekati mobilnya. 

"Salah satu dari mereka langsung mengetuk kaca, dan membuka pintu. Karena panik saya juga lupa mengunci pintu mobil, lalu mereka menarik saya keluar dari pintu," aku dia. 

Melihat Helena sudah ditarik keluar, Mita temannya juga lari keluar dari mobil. "Tak lama saya lihat Mita juga keluar karena takut, kemudian mereka berdua langsung membawa lari mobil saya," urai dia. 

Melihat mobilnya dibawah kabur, ia langsung memanggil Ryo untuk datang ke Kantor Polisi melaporkan kejadian tersebut. 

Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh Tim Paniki Rimbas Tiga, mereka langsung memburu Keberadaan mobil tersebut. 

Ditengah perjalanan, Tim Paniki Rimbas Tiga mendapatkan laporan dari anggota Polsek Tombulu bahwa mobil Daihatsu Sirion dengan nomor polisi DB  1358 FA  berada di pinggiran jalan ruas jalan Koka. 

"Kami mendapatkan laporan bahwa pintu mobil tersebut sudah dalam keadaan terbuka," jelas Katim Paniki Rimbas Tiga Aiptu Kamaruddin. 

Ketika sampai di lokasi mobil tersebut, Handpone dan tas korban masih berada di dalam mobil. Tapi uang Rp 1 juta yang ada di Dashboard mobil sudah hilang dibawa lari tersangka. 

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Edwin Humokor mengatakan diduga mobil tersebut ditinggalkan karena kehabisan bensin. 

"Kami sudah ambil keterangan dari korban, tapi ketika kami temukan mobil tersebut sudah dalam keadaan habis bensin. Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika meninggalkan rumah di tengah malam," tandasnya. (nie)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved