BI Berharap Masyarakat Dapat Penuhi Kebutuhan Cabai Rawit

Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Manado jika menanam cabai rawit dan tomay diharapkan dapat mengurangi permintaan ke pasar

BI Berharap Masyarakat Dapat Penuhi Kebutuhan Cabai Rawit
NET
Cabe rawit

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Manado jika menanam cabai rawit dan tomay diharapkan dapat mengurangi permintaan ke pasar yang saat ini cukup tinggi. Sehingga diharapkan dapat menurunkan harga kedua komoditas tersebut.

"Jika semua masyarakat dan ASN di Manado menanam cabak rawit dan tomat diharapkan dapat mengurangi permintaan ke pasar, sehingga harga diharapkan bisa turun," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Soekowardojo dalam Launching Batanang Rica dan Tomat kerjasama Antara Bank Indonesia, Pemko Manado dan Tim Penggerak PKK Kota Manado di Kombos Timur, Kamis (6/4/2017).

Soekowardojo menambahkan hal ini dilakukan karena cabai rawit dan tomat selalu menjadi komoditas yang memicu inflasi maupun deflasi di Manado. Inflasi harus diperangi bersama, karena bisa mengurangi belanja masyarakat, karena harga barang yang naik.

"Karyawan BI juga sudah kami wajibkan menanam cabai dan tomat," katanya.

Keberhasilan program ini, katanya, membutuhkan dukungan dan monitoring hingga kepada jajaran kecamatan dan kelurahan di Manado.

Selain itu, pihaknya akan memperkuat tim pengendalian inflasi (TPID) Manado, agar mampu menekan inflasi di daerah tersebut dalam level yang bisa lebih dikendalikan.
Inflasi yang dinamis di Kota Manado, katanya, juga akan mempengaruhi banyak faktor dalam perdagangan di Sulut.

Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengungkapkan berterima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memberikan perhatian kepada komoditas cabai rawit dan tomat yang merupakan penyumbang inflasi.

"Gerakan menanam cabai rawit dan tomat merupakan program kami, namun setelah berbincang dengan BI rupanya memiliki misi yang sama. Makanya hal tersebut bisa di launching sekarang ini," ungkapnya.

Oleh karena itu dengan dilaunchingnya program ini diharapkan seluruh ASN dan Tim Penggerak PKK Manado wajib menanam cabai rawit dan tomat.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Deputi Direktur Sistem Pembayaran, Layanan & Administrasi BI Sulut Yusnang, Deputi Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Buwono Budisantoso, Asisten Direktur Gunawan, Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian, Sekda Manado Rum Ursulu, Forkominda Manado, Tim Penggerak PKK, Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia Sulut serta tamu undangan lainnya. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved