Maxi Rondonuwu Resmikan PICU RSUP Kandou

Rumah Sakit Profesor Prof. DR. R. D Kandou Manado semakin memantapkan diri sebagai rumah sakit terbesar dan terlengkap di Sulawesi Utara (Sulut).

Maxi Rondonuwu Resmikan PICU RSUP Kandou
NIELTON DURADO
Ruang ICU baru di RSUP Prof Kandou Malalayang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Rumah Sakit Profesor Prof. DR. R. D Kandou Manado semakin memantapkan diri sebagai rumah sakit terbesar dan terlengkap di Sulawesi Utara (Sulut). Rabu (5/4) Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUP Kandou Manado, diresmikan oleh direktur rumah sakit Kandouw, Maxi Rondonuwu.

Peresmian dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh pendeta Saul Moniung. Di dalam ibadah diadakan penguntingan pita oleh Maxi Rondonuwu.

Maxi Rondonuwu dalam sambutannya mengaku bersyukur atas peresmian PICU walau paling akhir diresmikan dari proyek tahun lalu. Menurutnya PICU memang terlambat dikerjakan.

"Waktu itu kita sempat berpikir apakah bagian kanker dulu atau PICU. Tapi mudah-mudahan bagian Kanker dapat ditender minggu ini," katanya.

Menurut saran dewan pengawasan, persyaratan intensif harus lima persen dari jumlah tempat tidur secara keseluruhan. Dengan 800 tempat tidur minimal ada 40 tempat tidur untuk intensif.

"Dengan PICU yang 12 tempat tidur, Intensive Care Unite (ICU) 24 tempat tidur dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) 18 tempat tidur berarti ada 54 tempat tidur. Itu lebih dari lima persen," katanya.

Baginya ini terobosan karena banyak yang takut mengembangkan intensif. Mereka takut akan rugi.

"Kalau kita berjuang sesuai akreditasi kita percaya tidak ada kerugian. Tuhan akan menolong," ujarnya.

Menurutnya, saat bertanya kepada Debie K.R. Kalalo (sekarang kepala dinas kesehatan Sulut) angka kematian di NICU dan PICU dulunya sangat tinggi. Itu karena sarana seperti inkubator dan ventilator terbatas.

"Dahulu seperti cuma pindah tempat mati. Saya bangga hari ini baik NICU maupun PICU bertambah," katanya.

Halaman
123
Penulis: David_Manewus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved