Untuk Tentukan Tarif Ojek Online, Menhub Mengaku Berkonsultasi ke LSM sampai Ulama

Pemerintah belum juga kunjung menentukan tarif batas bawah dan atas untuk ojek online.

Untuk Tentukan Tarif Ojek Online, Menhub Mengaku Berkonsultasi ke LSM sampai Ulama
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Budi Karya Samadi Menteri Perhubungan RI 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah belum juga kunjung menentukan tarif batas bawah dan atas untuk ojek online.

Aturan soal tarif tersebut rencananya diserahkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan pihaknya akan berkonsultasi ke LSM sampai Ulama untuk mendapat masukan terkait tarif yang sesuai untuk ojek online.

Hal itu dilakukan karena masyarakat sudah terbiasa dan sangat membutuhkan transportasi kendaraan roda dua tersebut.

"Kita akan mengajak elemen masyarakat, LSM, KPPU dan ulama," ujar Budi di kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Selain masalah tarif, ojek online juga belum memiliki payung hukum. Pasalnya di UU transportasi umum tidak dimasukan kendaraan roda dua.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu pun akan meminta saran dari perwakilan masyarakat mencari masukan. Tujuannya agar regulasinya bisa mewadahi ojek online.

"Kita ajak bicara supaya kita ada suatu dasar hukum yang bisa memayungi semua pihak," kata Budi.

Editor: Rine Araro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved