Dua Camat di Boltim Dilantik Jadi PPAT
Dua camat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dilantik menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) pada Kamis (30/3).
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Dua camat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dilantik menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) pada Kamis (30/3).
Kedua camat yang dilantik Kepala Kantor BPN Bolmong ini yakni Camat Mooat Ferdy Sumenge dan Camat Nuangan Husein Ahmad Sawih. Mereka adalah PPAT pertama, setelah delapan tahun Boltim dimekarkan.
"Tujuh camat ikut pembekalan dan seleksi di Manado, baru kami berdua yang dinyatakan lulus," kata Camat Mooat Ferdy Sumenge.
Katanya, kehadiran PPAT di kecamatan akan mempermudah warga mengurus kepemilikin lahan. Warga tak perlu lagi ke notaris.
"PPAT bisa mengeluarkan akta hibah, akta jual beli, akta tukar menukar, akta hak guna usaha, hak pembagian dan hak bersama. Sepuluh pendafar tanah pertama gratis," ungkapnya.
Dia mengungkap biaya pembuatan akta sudah diatur berdasarkan peraturan menteri. "Sejauh ini tak ada persoalan lahan di kecamatan Mooat," jelasnya.
Kepala BPN Bolmong, Tommy Massie mengatakan sejumlah wewenang kepala BPN telah dilimpahkan kepada PPAT. Masa jabatannya berakhir, ketika terjadi pergantian camat.
"Persoalan tanah sangat sensitif. Kakak beradik harus berkelahi karena persoalan tanah," ucapnya.
Dia mengingatkan PPAT menelusuri kepemilikan dan keberadaan objek lahan yang akan dibuatkan akta.
"Objek lahan harus dicek, ada atau tidak ada. Penjual dan pembeli harus sadar hukum. Jangan-jangan tak waras," katanya.
Dia meminta kedua PPAT agar berpegang pada undang-undang nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria.
Sebelumnya, Sekretaris daerah Muhammad Assagaf mengatakan Boltim masih banyak lahan yang belum memiliki sertifikat.
"Keputusan kepala BPN pusat, Boltim telah ditetapkan memiliki kantor BPN sendiri terhitung 1 April," jelasnya.
Pemda pun mengajukan usul agar BPN melakukan program daerah untuk sertifikasi tanah. Pemda akan menyiapkan dana untuk program tersebut.
"Kehadiran BPN akan membantu pemerintah dan masyarakat Boltim. Pemda akan mudah tetapkan PBB. Tak perlu menduga-duga luas lahan karena ada sertifikat," tuturnya. (Ald).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pelantikan-ppat_20170331_012736.jpg)