Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Masih Ada Pendaki yang Nekat ke Gunung Lokon

Satu di antara rekomendasi yakni larangan beraktivitas di radius 1,5 kilometer dari pusat aktivitas Lokon di Kawah Tompaluan

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Andrew_Pattymahu
http://bit.ly/2okVKfc
Ilustrasi: Pendaki pose di dekat Kawah Tompaluan Gunung Lokon Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Gunung Lokon sebenarnya dilarang untuk aktivitas pendakian.

Hal itu merujuk pada rekomendasi Pusat Vulkanologi yang menetapkan status Siaga II atau Waspada sejak 24 Agustus 2016 silam.

Satu di antara rekomendasi yakni larangan beraktivitas di radius 1,5 kilometer dari pusat aktivitas Lokon di Kawah Tompaluan, termasuk aktivitas pendakian.

Namun larangan itu bak angin lalu, pendaki silih berganti menaklukan Lokon yang sewaktu-waktu bisa erupsi.

Pemerintah sebenarnya bukan tanpa upaya mengantisipasi aktivitas pendakian ke Gunung Lokon.

Petugas Pelindung Masyarakat (Linmas) acapkali dikerahkan untuk melarang para pendaki.

Paul Waleleng Linmas asal Kelurahan Kakaskasen I mengungkapkan, petugas dan pendaki ibarat bak main kucing-kucingan.

"Biar sudah ditegur tetap mereka (pendaki) cari jalan lain," kata dia.

Linmas memang kesulitan jika ingin menahan para pendaki.

Masalahnya ada banyak pintu masuk untuk mendaki ke Lokon. "Kira-kira ada enam jalan untuk tiba di start poin pendakian ke lokon," kata dia.

Sulit jika semua Linmas harus menjaga semua jalan. Apalagi semua usaha harus dikerahkan untuk menjaga para pendaki. Linmas pun punya kesibukan lain.

Waleleng mengatakan, pernah sekali memergoki rombongan pendaki. Ketika itu sudah jam 1 dini hari. Mereka pun terpaksa dibawa ke Kantor Kelurahan tujuannya untuk pembinaan.

Pikirnya para pendaki sudah pulang, tapi sehari kemudian menemukan rombongan yang sama turun usai mendaki Lokon

"Rupanya saat diminta pulang, mereka kembali lagi cari jalan lain," kata Waleleng.

Pendakian lokon Sabtu (26/3) lalu berujung maut. Korban David Lambanaung (17) warga Banjer Kota Manado ditemukan tewas saat turun ke kawah Tompaluan. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved