Abdurahman: Orangtua Ingin Ikut Paket Kesetaraan Sekolah
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Abdurahman Ambarak meminta dinas pendidikan menggelar ujian kesetaraan ke semua
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Abdurahman Ambarak meminta dinas pendidikan menggelar ujian kesetaraan ke semua desa.
Abdurahman mengungkapkan banyaknya warga Boltim yang putus sekolah dan tak memiliki ijazah resmi.
"Saya coba ambil sampel data di dua desa, ditemukan ada 43 orang yang putus sekolah," jelasnya, pada Senin (27/3).
Politisi PDIP ini mempertanyakan laporan masyarakat terkait besarnya biaya untuk ikut paket kesetaraan tersebut.
"Anggaran pendidikan sudah cukup besar, masih adalagi warga yang harus bayar untuk sekolah. Kami akan selidiki informasi ini," tegasnya.
Dia meminta dinas pendidikan mendata semua warga yang putus sekolah mulai SD hingga SMA. Untuk diikutkan dalam paket kesetaraan sekolah.
Tak hanya usia sekolah, orang tua pun ingin paket kesetaraan sekolah tersebut.
"Semua warga harus dapat kesempatan yang sama mengenyam pendidikan. Jangan program kesetaraan sekolah hanya dinikmati orang-orang tertentu," ungkapnya.
Katanya, banyak warga tak mendapat informasi pelaksanaan paket kesetaraan yang dilaksanakan pemerintah.
"Kalau bisa dilaksanakan pusat kegiatan belajar masyarakat disetiap desa. Apabila membutuhkan dana sampaikan ke DPRD untuk dianggarkan," jelasnya.
Dia menyoroti program dinas pendidikan yang hanya fokus pada pembangunan fisik.
"Sudah saatnya memperhatikan kualitas sumber daya manusianya. Jangan hanya bangun fisiknya saja," ucapnya.
Pelaksanaan paket keseteraan sekolah akan mendongkrat angka indeks pembangunan Boltim yang rendah. "Wajib belajar harus disukseskan agar terwujud Boltim yang cerdas," bebernya. (Ald)