Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Distanak Minsel Akan Manfaatkan Lahan Tidur

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai mengambil langkah serius dalam pengembangan gerakan tanam jagung 50 hektar.

Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Lahan jagung 

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai mengambil langkah serius dalam pengembangan gerakan tanam jagung 50 hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Minsel, Frans Tilaar, mengatakan, untuk mewujudkan program tersebut pihaknya akan melakukan berbagai upaya salah satunya dengan memanfaatkan lahan tidur di jalan Trans Sulawesi.

"Kita sedang memanfaatkan lahan tidur di jalur Trans Sulawesi radius 100 meter. Diupayakan tanggal 15 Maret sudah ditanam jagung," kata Tilaar saat memberi keterangan kepada Tribun Manado di ruang kerjanya, Kantor Distanak Minsel, Kelurahan Pondang, Amurang Timur, Kamis (9/3). Dia melihat banyak lahan tidur di jalur Trans Sulawesi tidak dimanfaatkan masyarakat.

Untuk itu dia berinisiatif akan bekerjasama dengan Kelompok Tani (Poktan) akan mengelola lahan tersebut dalam rangka mewujudkan program yang sudah dicanangkan Pemda. "Kita sudah siapkan tracktor untuk membuka lahan. Memang tidak semua lahan rata. Untuk membuka lahan yang miring disiapkan racun," terang Tilaar. Sejak program ini diluncurkan pada awal Februari lalu, saat ini menurut dia sudah ada 3.000 hektar lebih lahan yang ditanami jagung.

"Kita berupaya mewujudkan program ini. Ada bantuan benih 15 kilogram per hektar dan dan 50 kilogram pupuk urea yang akan diberikan pemerintah kepada kelompok tani," jelasnya. Lanjut Tilaar kelompok tani tidak perlu takut untuk pemasaran karena kebutuhan jagung baik di Minsel maupun Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sangat tinggi.

“Kebutuhan jagung utuh dan jagung pecah sangat tinggi apalagi untuk para peternak baik babi, ayam, dan lainnya. Untuk itu menanam jagung tidak perlu takut karena masih dibutuhkan pasar,” kuncinya. (tiw)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved